Arab Saudi bantah laporan media Turki tentang “Kudeta Politik” terhadap Emir Qatar

538


Kabasurau.co.id : Arab Saudi, Mesir, Uni Emirat Arab, Bahrain dan Yaman mengumumkan pada awal Juni 2017 lalu bahwa mereka memutuskan hubungan diplomatik dengan Qatar. Mereka juga memberlakukan blokade darat, laut dan udara terhadap Qatar dan menyebabkan krisis diplomatik terbesar di Jazirah Arab dalam beberapa tahun terakhir.

Menjelang tujuh bulan berlangsungnya blokade, sebuah laporan dari media Turki “Gerçek Hayat Magazine” mengatakan bahwa blokade yang dilakukan negara Teluk terhadap Qatar bertujuan untuk menggulingkan Emir Qatar Sheikh Tamim bin Hamad Al Thani dan menggantinya dengan keponakannya yang tinggal di London.

Gerçek Hayat Magazine melaporkan bahwa usaha kudeta tersebut berhasil digagalkan oleh pasukan Turki yang bertugas menjaga istana Sheikh Tamim di Qatar atas perintah Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan.

Mehmet Acet, seorang kolumnis untuk harian Turki, Yeni Şafak dan Gerçek Hayat Magazine mengungkapkan rincian percobaan kudeta politik terhadap Emir Qatar tersebut seperti yang dirilis dalam versi onlinenya. Klik disini : www.yenisafak.com.

Arab Saudi kemudian menanggapi laporan yang dimuat oleh media Turki tersebut dan menyatakan bahwa laporan tersebut “tidak berdasar”.

“Ini adalah tuduhan yang tidak berdasar, ini adalah tuduhan dusta terhadap kami,” ungkap Kedutaan Arab Saudi di Ankara, seperti dilansir dari Asharq Awsat, Ahad, (31/12/17).

Kedutaan Besar Saudi di Ankara menolak dengan tegas laporan bahwa Kerajaan Arab Saudi telah berusaha untuk melakukan kudeta di Qatar.

Arab Saudi mendesak setiap media untuk menggunakan pelaporan yang akurat dan kredibel, dan menyatakan bahwa pihaknya berhak memberi tanggapan dan mengambil tindakan hukum yang tepat terhadap media yang melancarkan berita dusta tentang Arab Saudi.

Qatar juga membantah laporan media Turki tersebut. Kedubes Qatar mengeluarkan pernyataan menolak laporan media Turki tentang upaya kudeta yang dilakukan oleh Arab Saudi. Kedutaan tersebut mengatakan bahwa laporan tersebut sama sekali tidak berdasar. (DH/MTD)

Sumber : YenisafakAsharq Al-AwsatAl Jazeera | Redaktur : Hermanto Deli

comments

SHARE

LEAVE A REPLY

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.