Dubes Arab Saudi Dianugerahi Gelar Kehormatan Doktor Honoris Causa oleh Universitas Pendidikan Indonesia

45


Kabasurau.co.id : Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) memberikan gelar doktor kehormatan atau Honoris Causa kepada Duta Besar Arab Saudi untuk Republik Indonesia, Osama Mohammed Abdullah Alshuaibi di Kampus UPI, Senin (16/7).

Penganugerahan bidang Pendidikan Umum  dan Karakter itu merupakan penghargaan dan pengakuan atas dedikasi dan prestasi Osama dalam mengembangkan pendidikan di Indonesia. Khususnya yang berbasis nilai-nilai Islam atau yang dikenal sebagai Model Pendidikan Haramain.

Rektor UPI, Asep Kadarohman mengatakan penganugerahan gelar doktor kehormatan ini baru pertama diberikan pada orang Arab oleh UPI. Asep menjelaskan, gelar tersebut merupakan anugerah istimewa yang hanya diberikan kepada seorang figur yang memiliki prestasi dan reputasi istimewa.

Ia menilai, Osama merupakan sosok yang  istimewa karena melalui kewenangan, ketokohan, dan kiprahnya, Osama telah melakukan berbagai  upaya dan terobosan untuk memajukan dan meningkatkan mutu pendidikan. Khususnya yang  terkait dengan pendidikan dunia Islam di Indonesia.

“Osama merupakan pemrakarsa pengembangan LIPIA (Lembaga Ilmu Pengetahuan Islam dan Bahasa Arab) di sejumlah kota besar di Indonesia,” ujar Asep.

Selain itu, kata Asep, Osama juga telah mendirikan dan mengembangkan Arabic Corner atau Saudy Culture Corner di beberapa perguruan tinggi di Indonesia, termasuk di UPI. Hal ini, merupakan salah satu upaya untuk lebih mendekatkan ilmu pengetahuan, nilai-nilai ajaran Islam, bahasa dan budaya Arab, serta kiprah Kerajaan Arab Saudi kepada khalayak, khususnya para mahasiswa.

Ketua tim promotor DHC, Syihabuddin, pemberian gelar kehormatan kepada Osama Mohammed Abdullah Alshuaibi ini dikarenakan jasa-jasanya dalam bidang kemanusiaan, sosial-budaya, serta pendidikan karakter, yang dilakukan Duta Besar Kerajaan Arab Saudi untuk Republik Indonesia.

“Jasa-jasa beliau yang telah dijalaninya selama bertugas di kedutaan, antara lain pengupayaan pencabutan moratorium tenaga kerja Indonesia pada Arab Saudi, serta penambahan kuota haji sampai dengan 50.000 visa untuk Republik Indonesia”, kata Syihabuddin.

Syihabuddin menjelaskan, dalam bidang sosial, agama, dan pendidikan, Osama juga mengusahakan utusan pelajar Indonesia untuk menuntut ilmu di universitas-universitas Arab Saudi. Serta, membuka Saudi Culture Corner sebagai bentuk pengembangan bahasa Arab di kota-kota besar.

“Salah satunya dengan harapan akan diaktualisasikan di lingkungan Universitas Pendidikan Indonesia,” katanya.

Osama Mohammed Abdullah Alshuaibi dalam pidato ilmiahnya mengatakan tidaklah berlebihan bila ia mengatakan bahwa UPI bukan sekedar Kampus Pendidikan, tapi juga pengamal sunnah Nabi Shallallâhu ‘alaihi wa sallam.

“Ya, sunnah dalam artian luas yang dapat memberi kontribusi positif bagi kehidupan berbangsa dan bernegara,” katanya.

Kemajuan suatu negara, kata dia, bahkan kehidupan positif suatu bangsa akan sangat ditentukan oleh  aspek penguasaan pengetahuan.  UPI bukan sekedar kampus pencetak para pendidik tapi juga jantung kemajuan negeri Indonesia.

Kerajaan Arab Saudi, kata dia, akan selalu berkomitmen dalam menjaga hubungan bilateral terbaik dengan Indonesia. Khususnya dalam bidang pendidikan seperti peran dan kontribusi kerajaan  dalam membangun berbagai institusi pendidikan, Saudi Corner, menyelenggarakan seminar dan pelatihan, pertukaran budaya, serta berbagai program lain

Selain mendapat gelar Doktor Honoris Causa, Osama Mohammed Abdullah Alshuaibi  pun meresmikan Pojok Budaya Arab UPI. Ia juga menandatangani prasasti pembangunan Rumah Sakit Islam dan Hotel Raja Salman di Jalan PHH Mustafa No 200 Padasuka Bandung. Bahkan, beberapa sivitas akademika UPI yang mendapat undangan umrah dan haji dari Osama.

Sumber : Republika.co.id

comments

SHARE

LEAVE A REPLY

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.