Hari Nasional Arab Saudi ke-88, Putra Mahkota MBS Tegaskan Arab Saudi Sebagai Negara Islam Wasathiyyah

154


Kabasurau.co.id : Putra Mahkota Arab Saudi, Pangeran Mohammed bin Salman merilis sebuah pernyataan pada kesempatan hari nasional ke-88 kerajaan Arab Saudi.  اليوم الوطني‎ (al-Yaum al-Wathani) adalah hari nasional resmi di Arab Saudi yang diperingati setiap tahunnya pada tanggal 23 September.

Hari ini memperingati berdirinya Kerajaan Arab Saudi, dimana berbagai suku, kesyekhan, dan emirat di sebagian besar wilayah Semenanjung Arab ditaklukkan oleh Bani Al-Saud pada 23 September 1932, serta pada hari tersebut Kerajaan Arab Saudi periode ketiga resmi didirikan oleh Raja Abdul Aziz As-Saud.

Putra Mahkota MBS menegaskan bahwa Hari Nasional Saudi ke-88 ini sebagai salah satu kesempatan untuk mengingat prestasi pendiri negara, Raja Abdulaziz bin Abdulrahman Al Saud dan anak-anaknya. Dalam pidatonya, Putra Mahkota MBS menyoroti upaya rakyat Saudi untuk mencapai tujuan Visi 2030 dan mencapai keberhasilan besar musim Haji tahun ini.

Putra Mahkota MBS juga mengingatkan bahwa Arab Saudi akan tetap berpegang teguh pada prinsip-prinsip Islam yang benar, Islam Wasathiyyah, Islam pertengahan atau yang dikenal luas di dunia sebagai Islam Moderat, dan memerangi setiap ekstremisme dan terorisme. Putra Mahkota MBS menyatakan bahwa tidak ada yang akan diizinkan untuk menyerang kedaulatan kerajaan atau merusak keamanannya.

Berikut ini kutipan lengkap pernyataan Putra Mahkota MBS, seperti dilansir dari Al Arabiya, Senin, (24/9/2018) :

Negara kita hari ini merayakan Hari Nasional ke-88 Kerajaan Arab Saudi. Mengingat kembali perjuangan Raja Abdulaziz bin Abdulrahman Al Saud rahimahullahu- yang dengan berkah Allah yang Maha Kuasa telah menyatukan bangsa ini dan meletakkan pilar negara dan dilanjutkan oleh putra-putrinya untuk membangun bangsa yang besar ini.

Pada hari ini, kami bangga akan tanah air kami dan prestasi dan posisinya di tingkat internasional, Islam dan Arab serta perannya yang berpengaruh dalam mencapai keamanan dan perdamaian regional dan internasional; prestasi ekonomi dan perkembangan dalam suatu kerja institusional yang bertujuan mencapai kemakmuran ekonomi dan jaminan sosial; konvergensi semua lembaga pemerintah dan pembentukan prinsip-prinsip transparansi dan keadilan untuk meningkatkan integritas dan memerangi korupsi; dan berusaha untuk mencapai tujuan Visi 2030, yang menantikan masa depan dan berusaha untuk menempatkan negara kita yang berharga di garis depan negara-negara dengan tindak lanjut terus menerus dengan dukungan dan arahan dari Yang Mulia Khadimul Haramain Asy-Syarifain Raja Salman bin Abdulaziz Al Saud.

Peristiwa berharga ini mengharuskan kita untuk selalu bersyukur kepada Allah, Tuhan yang Maha Kuasa atas kemurahan hati terhadap negara kita dalam melayani Dua Masjid Suci dan untuk melayani para peziarah haji dan umroh dan pengunjung, perhatian yang telah tercermin dalam keberhasilan besar dari musim haji tahun ini dan inilah berkah dari Allah Subhanahu Wa Taala melalui upaya Pemerintah Kerajaan Arab Saudi dan orang-orangnya yang ramah, dan perhatiannya yang terus menerus untuk pembangunan berkelanjutan untuk melayani mereka yang mengunjungi tanah suci dan memastikan bahwa mereka mendapatkan pelayanan yang baik.

Tanah air kita yang tercinta, dari mana Islam muncul dan dari mana cahaya-cahaya nubuat telah ditunjukkan, akan tetap teguh dalam prinsip-prinsip agama yang benar, agama wasathiyyah, agama toleransi dan moderasi; dan melawan ekstremisme dan terorisme, sebagaimana ditegaskan oleh Raja Salman ketika dia mengatakan: “Tidak ada tempat di antara kita untuk seorang ekstremis yang mengeksploitasi doktrin agama kita yang penuh kasih untuk mencapai tujuannya, tidak ada tempat bagi seseorang yang melihat dalam perang kita melawan ekstremisme sebagai sarana untuk menyebarkan degradasi moral dan mengeksploitasi agama untuk mencapai tujuannya.

Tidak ada yang akan diizinkan menyerang kedaulatan tanah air kita atau merusak keamanannya. Kami ingin menghormati upaya-upaya murah hati dari rekan senegara kami di semua bidang, terutama di antara mereka para prajurit dari tanah air dan petugas keamanannya, yang telah menulis sejarah heroik terbaik untuk membela agama dan tanah air. Kita selalu berdoa kepada Allah Yang Maha Kuasa untuk memberikan pengampunan dan belas kasihan kepada kita, para pejuang dan menjaga kesehatan mereka. (DH/MTD)

Sumber : Al Arabiya | Redaktur : Hermanto Deli

comments

SHARE

LEAVE A REPLY

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.