Masya Allah, Dalam Kunjungannya Raja Salman Tolak Pukul Bedug di Masjid Istiqlal Karena Dianggap Bid’ah

22543


KabaSurau.co.id : Raja Salman bin Abdulazis Al Saud akan mengadakan beberapa kegiatan di Masjid Istiqlal, Jakarta Pusat, pada Kamis (2/3/2017) pekan depan.

Dua kegiatan yang dilakukan Raja Salman di Masjid Istiqlal, di antaranya melakukan salat sunah setelah salat Zuhur, dan menandatangani buku tamu sebagai kenang-kenangan.

Namun, ada satu kegiatan yang tidak dilakukan Raja Salman di Masjid Istiqlal.

Biasanya, kegiatan itu dilakukan pemimpin negara lain, kala mengunjungi Masjid Istiqlal.

“Mukul bedug secara simbolis, dia tidak mau karena dianggap bidah. Tradisi itu anti bagi mereka orang sahid (Arab),” ujar Kepala Bagian Protokol Masjid Istiqlal, Abu Hurairah Abdul Salam, di Masjid Istiqlal, Jakarta Pusat, sebagaimana dilansir dari Tribunnews.com, Sabtu, (25/2/2017).

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), bidah adalah perbuatan yang dikerjakan tidak menurut contoh yang sudah ditetapkan, termasuk menambah atau mengurangi ketetapan.

Arti kedua menurut KBBI adalah pembaruan ajaran Islam tanpa berpedoman pada Alquran dan hadis.

Tradisi pukul bedug di Masjid Istiqlal sebelumnya pernah dilakukan beberapa kepala negara, di antaranya Presiden Barack Obama (2010), Menteri Pertanian dan Sumber Daya Air Australia Barnaby Joyce (2015), dan Ketua Majelis Permusyawaratan Politik Cina, Yu Zhengsheng (2015). (DH/MTD)

comments

SHARE

LEAVE A REPLY

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.