DALAM FOTO: Menteri Rekonstruksi Jepang, Masahiro Imamura berbicara pada sebuah konferensi pers di kediaman resmi Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe di Tokyo, Jepang pada 3 Agustus 2016. Dokumentasi: REUTERS / Kim Kyung-Hoon.

KabaSurau.co.id – TOKYO, JEPANG | Menteri Kabinet Jepang yang mengawasi rekonstruksi daerah yang hancur akibat bencana Tsunami dan Nuklir Fukushima 2011 resmi diberhentikan pada hari Rabu (26/04) setelah mengatakan bahwa lebih baik bencana tersebut melanda daerah Timur Laut Jepang daripada Kota Tokyo.

Dilansir dari Reuters, Masahiro Imamura terpaksa diberhentikan dari jabatannya setelah ucapannya pada hari Selasa di sebuah pesta untuk anggota parlemen Partai Demokrat Liberal (Liberal Democratic Party, LDP) Jepang.

Berbicara tentang biaya yang terjadi pada Gempa 9,0 SR yang memicu tsunami besar dan menyebabkan hampir 20.000 orang tewas atau hilang, Imamura mengatakan: “Lebih baik ini terjadi di timur laut Jepang.”

Komentar tersebut muncul beberapa minggu setelah Imamura mengemukakan sebuah kehebohan pada sebuah konferensi pers dengan meremehkan orang-orang yang meninggalkan Fukushima karena ketakutan setelah bencana nuklir terburuk di dunia sejak Chernobyl, lalu meneriaki seorang reporter dan bergegas keluar ruangan.

Komentar Imamura memicu teguran langsung dari Perdana Menteri Jepang, Shinzo Abe, yang langsung meminta maaf atas namanya. Pemberhentian dirinya yang cepat terlihat untuk meminimalkan kerusakan pada pemerintahan Abe, yang telah dituduh berpuas diri tanpa adanya oposisi yang layak.

“Ini adalah komentar yang sangat tidak pantas dan menyakitkan bagi orang-orang di zona bencana, sebuah tindakan yang menyebabkan orang-orang menjadi kehilangan kepercayaan padanya,” kata Abe kepada wartawan setelah Imamura berhenti.

(LIY / STV / KT / MP / REUTERS)

comments

SHARE

LEAVE A REPLY

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.