Netanyahu Hapus Nama Jalan Yasser Arafat dari Sebuah Kota di Israel

278
FILE - In this Wednesday, Oct. 2, 1996 file photo, Israeli Prime Minister Benjamin Netanyahu, right, looks around PLO leader Yasser Arafat during a news conference at the White House, after President Bill Clinton said that Israeli and Palestinian leaders had failed in a two-day Washington summit to settle their explosive differences. The contours of an Israeli-Palestinian peace deal are clear, we are told. If only the two sides would finally summon up the vision, the will and the courage, then the outcome is largely preordained, it is said: Two states roughly along the pre-1967 borders with Jerusalem as a shared capital and some elegant solution for the Palestinian refugees.(AP Photo/Doug Mills)


KabaSurau.co.id : Sebuah kota di Israel menghapus nama Jalan Yasser Arafat setelah PM. Benjamin Netanyahu marah karena terdapat nama mantan pemimpin Palestina, Yasser Arafat yang menjadi nama jalan di negaranya.

Kota yang menghapus nama Jalan Yasser Arafat itu adalah Jatt, kota di utara Israel. Netanyahu pada Sabtu pekan lalu mengatakan jalan-jalan di Israel tidak dapat dinamai dengan nama dari sosok “pembunuh warga Israel dan Yahudi”.

Bagi warga Palestina, sosok Arafat adalah ikon pejuang kemerdekaan. Tapi, bagi Israel sosok Arafat dianggap sebagai musuh besar bahkan kerap dijuluki sebagai “teroris”.

”Saya tidak bisa menerima bahwa ini OK namun menyebut nama jalan Yaser Arafat tidak OK,” kata Netanyahu, seperti dilansir dari BBC, Selasa (7/3/2017).

Mohammed Watad dari Dean Kota Jatt mengatakan kepada stasun TV Israel bahwa nama jalan itu sudah ada selama sembilan tahun. Anggota parlemen Israel yang merupakan warga Arab, Ayman Odeh, mengkritik pencabutan nama jalan tersebut.

“Sepenuhnya merupakan hak Anda untuk mengatakan ‘Saya sepenuhnya menentang pria ini,” katanya namun menambahkan Israel juga memberi nama jalan-jalan dengan para tokoh yang kontroversial.

Arafat selama 35 tahun memimpin PLO, yang bersumpah menghancurkan Israel dan melancarkan sejumlah serangan yang mematikan. Yasser Arafat menjabat Presiden Otoritas Palestina sepanjang 1994-2004 namun jatuh sakit di Ramallah, Tepi Barat, dan meninggal dunia di sebuah rumah sakit di Prancis, 11 November 2004 pada usia 75 tahun. (DH/MTD)

comments

SHARE

LEAVE A REPLY

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.