Pernyataan Resmi Kerajaan Arab Saudi Terkait Pengakuan Sepihak AS Tentang Status Kota Jerusalem

5711


Kabasurau.co.id : Arab Saudi mengungkapkan keprihatinan yang mendalam terkait keputusan pemerintah Amerika Serikat yang menyatakan Jerusalem sebagai ibu kota Israel dan memindahkan kedutaan AS dari Tel Aviv ke kota tersebut.

Kerajaan Arab Saudi memandang langkah diatas merupakan sebuah pelanggaran besar terhadap prinsip untuk tidak mempengaruhi negosiasi akhir, dan merupakan pelanggaran atas resolusi internasional yang menegaskan hak-hak histori rakyat Palestina di Yerusalem, dimana tidak dapat dikompromikan sama sekali.

Langkah tersebut juga membuat perubahan yang fundamental dan konsensi yang tidak dapat dibenarkan terhadap posisi netral Amerika Serikat, sementara semua orang berharap bahwa Amerika Serikat dapat berkontribusi dalam merealisasikan perdamaian.

Arab Saudi menambahkan bahwa langkah ini akan memiliki dampak yang sangat serius, yang selanjutnya mempersulit konflik Palestina-Israel dan mengganggu usaha-usaha yang sedang berlangsung untuk menghidupkan kembali proses perdamaian. Ini juga akan memancing perasaan semua Muslim di seluruh dunia, di bawah sentralitas Yerusalem dan pentingnya wilayah tersebut bagi umat Islam.

Arab Saudi menekankan pentingnya mempertimbangkan segala konsekuensi negatif dari langkah ini, dan Kerajaan Arab Saudi mengharapkan hal di atas untuk tidak dilakukan agar tidak mempengaruhi upaya Amerika Serikat dalam mencapai solusi yang adil terhadap masalah Palestina, sesuai dengam referensi internasional yang relevan dan prakarsa perdamaian Arab.

Pada akhir pernyataannya, Arab Saudi menegaskan posisi tegas Arab Saudi terhadap Jerusalem dan pendiriannya yang teguh dan konsisten bersama rakyat Palestina dalam mencapai hak-hak mereka serta membangun negara Palestina dengan menjadikan Yerusalem Timur sebagai ibukotanya.

Sumber : Saudi Press Agency
Redaktur : Hermanto Deli

comments

SHARE

LEAVE A REPLY

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.