Putin dan Erdogan : Langkah AS di Jerusalem Tingkatkan Ketegangan di Timur Tengah

167


Kabasurau.co.id : Presiden Rusia Vladimir Putin telah mengakhiri sebuah kunjungan regional ke Suriah, Mesir dan Turki. Putin juga turut mengkritik keputusan AS yang mengumumkan Kota Jerusalem sebagai ibukota Israel.

Berbicara bersama Erdogan setelah pertemuan mereka di ibukota Turki, Putin mengatakan bahwa status Jerusalem harus diselesaikan melalui negosiasi langsung antara Palestina dan Israel.

“Baik Rusia dan Turki menganggap keputusan AS untuk mengakui Jerusalem sebagai ibu kota Israel tidak membantu situasi di Timur Tengah,” ungkap Putin, seperti dilansir dari Al Jazeera, Selasa, (12/12/17).

“Keputusan ini semakin meningkatkan ketegangan di Timur Tengah dan mengacaukan wilayah dan merusak proses perdamaian yang telah diupayakan selama ini,” tambah Putin.

Presiden Erdogan mengatakan bahwa dia senang dengan sikap Putin, dan mengutuk Israel atas tewasnya puluhan orang-orang Palestina dalam demonstrasi menentang keputusan Trump yang berlanjut untuk hari keenam di sana.

Presiden Erdogan mengatakan bahwa KTT OKI akan menjadi “titik balik” pada krisis tersebut dan Rusia berjanji untuk mengirim seorang perwakilan. Organisasi Kerjasama Islam (IOC) dijadwalkan akan membahas krisis Jerusalem di Istanbul, kota terbesar di Turki, pada hari Rabu esok. (DH/MTD)

Sumber : Al Jazeera
Redaktur : Hermanto Deli

comments

SHARE

LEAVE A REPLY

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.