Putus Hubungan Diplomatik, Kuwait : Kami Tidak Akan Mengirim Duta Besar ke Teheran Sampai Iran Mengubah Kebijakannya

66


Kabasurau.co.id : Kuwait telah menegaskan kembali bahwa negaranya tidak akan mengirim duta besar ke Teheran kecuali Iran mau memperbaiki kebijakannya. “Situasi akan tetap seperti sekarang sampai Iran mengubah kebijakannya,” kata Ali Al Saeed, asisten menteri luar negeri Kuwait.

“Wakil Perdana Menteri dan Menteri Luar Negeri Shaikh Sabah Al Khalid dan Wakil Menteri Luar Negeri Khalid Al Jarallah telah sering menekankan bahwa Iran harus mengambil langkah konkrit untuk mengubah kebijakannya dan mengadopsi peran positif di Timur Tengah,” ungkap Al Saeed, seperti dilansir dari Gulfnews, Sabtu, (22/9/2018).

Pada tanggal 5 Januari 2016, Kuwait memutuskan hubungan diplomatik dengan Iran. Keputusan itu diambil setelah kegiatan penyerbuan, pembakaran dan sabotase yang dilakukan oleh sekelompok demonstran di Kedutaan Besar Saudi di Teheran dan Konsulat Saudi di Masyhad.

“Tindakan tersebut merupakan pelanggaran mencolok terhadap konvensi internasional dan pelanggaran komitmen internasional Iran atas keamanan dan keamanan misi diplomatik di wilayahnya,” kata Kuwait dalam pernyataannya.

Kuwait adalah negara Teluk keempat yang mengambil tindakan langsung terhadap Teheran setelah insiden itu. Arab Saudi, Bahrain dan Uni Emirat Arab langsung memutuskan hubungan diplomatik dengan Iran kala itu. Sementara Qatar hanya mengutuk serangan demonstran tersebut terhadap kantor  diplomatik Saudi.

Para pejabat Kuwait secara terbuka meminta Iran untuk mengakhiri campur tangan dalam urusan domestik negara-negara Arab.

“Kami selalu menekankan bahwa campur tangan Iran harus berakhir dan kami bersikeras bahwa dialog kami dengan Teheran harus didasarkan pada tidak adanya campur tangan Iran dalam urusan domestik negara kami,” kata Khalid Al Jarallah.

Kuwait mengatakan kepada Iran bahwa dimulainya kembali hubungan diplomatik tergantung pada inisiatif Teheran dan komitmen untuk hubungan normal dengan negara tetangganya. “Selama persyaratan ini tidak dipenuhi, dialog ditunda,” kata Khalid Al Jarallah. (DH/MTD)

Sumber : Gulfnews | Redaktur : Hermanto Deli

comments

SHARE

LEAVE A REPLY

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.