Logo BMKG. (Sumber: http://bmkg.go.id/)

KabaSurau.co.id | BENGKULU – Gempa berkekuatan 6,6 SR yang terjadi di Bengkulu, sempat membuat panik pasien di rumah sakit umum daerah (RSUD) M Yunus Bengkulu. Selain itu, saat terjadinya gempa sekira pukul 10.08 WIB, pasien rawat inap di rumah sakit sempat dievakuasi ke luar ruangan selama sekira 30 menit.

“Tadi, pasien sempat dievakuasi ke luar. Setelah setengah jam, pasien dimasukkan kembali ke dalam ruangan,” kata Direktur RSUD M Yunus Bengkulu, Zulki Maulub, kepada Okezone, Minggu (13/08/2017).

Zulki mengatakan, paska gempa bangunan rumah sakit tidak ada yang mengalami rusak berat. Hanya saja, kata dia, ada sejumlah dinding yang mengalami retak-retak, akibat gempa. Namun, dirinya tidak dapat memastikan apakah itu dampak gempa yang berlokasi di 3.75 Lintang Selatan, 101.56 Bujur Timur, dengan kedalaman 10 kilometer (KM) atau bukan.

“Bangunan kita ada yang retak lama. Tapi, tidak tahu apakah itu retak baru akibat gempa atau tidak,” jelas Zulki.

ZUlki menyampaikan, dampak gempa juga menyebabkan bagian plafon rumah sakit ada yang runtuh, akibat gempa. Hanya saja, saat ini plafon tersebut sudah dibenahi oleh petugas. “Plafon yang runtuh itu di bagian depan ruang bukan di dalam ruangan pasien,” ungkap Zulki.

“Saat ini kondisi di rumah sakit sudah kembali normal. dan pasien seluruhnya sudah dimasukkan kedalam ruangan masing-masing,” pungkasnya.

(LIY / STV / AKY / OKZ)

comments

SHARE

LEAVE A REPLY

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.