Kabasurau.co.id: Payakumbuh, (26/8/2025) — Kebakaran besar yang melanda Pasar Kanopi Blok Barat Kota Payakumbuh, Sumatera Barat, pada Selasa (26/8) dini hari tidak hanya menghanguskan ratusan lapak dagang. Peristiwa ini juga menyebabkan tujuh petugas mengalami cedera saat berusaha memadamkan api. Cedera tersebut terjadi akibat runtuhan material bangunan dan pecahan kaca yang bertebaran di lokasi kejadian.

Seorang personel TNI menjadi korban pertama dengan luka ringan di kening dan hidung. Luka tersebut dialami akibat tertimpa reruntuhan kayu saat ia membantu proses pemadaman. Meski luka yang dialami tidak terlalu berat, korban tetap mendapatkan perawatan darurat dari tim medis di lokasi.

Anggota Palang Merah Indonesia (PMI) juga tercatat mengalami cedera. Ia menderita robekan pada bagian tangan karena terkena pecahan kaca saat membantu proses evakuasi. Cedera tersebut langsung ditangani oleh tenaga medis Puskesmas Keliling yang siaga di sekitar pasar.

Petugas dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Payakumbuh turut menjadi korban. Ia mengalami luka ringan pada jari akibat terkena serpihan kaca. Meski cederanya tidak parah, kejadian ini menunjukkan tingginya risiko yang dihadapi petugas di lapangan.

Tiga relawan lain yang berada di lokasi kebakaran juga menderita luka-luka serupa. Mereka mengalami robekan di beberapa bagian tubuh karena pecahan kaca yang beterbangan. Seluruh relawan tersebut sudah mendapatkan perawatan medis segera agar tidak menimbulkan komplikasi.

Korban terparah adalah seorang petugas pemadam kebakaran. Ia mengalami luka bakar di bagian pundak hingga punggung akibat terkena cipratan air panas ketika proses pemadaman berlangsung. Tenaga medis segera memberikan penanganan intensif agar luka tidak semakin meluas.

“Korban dengan luka bakar langsung dibawa ke fasilitas kesehatan untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut. Seluruh petugas yang cedera tetap dalam pengawasan tim medis,” ujar seorang tenaga medis Puskesmas Keliling yang bertugas di lokasi pada Selasa pagi. Ia menegaskan kondisi semua korban saat ini stabil setelah mendapat penanganan darurat.

Peristiwa ini menjadi pengingat akan besarnya risiko yang dihadapi petugas di lapangan. Meski berada dalam ancaman, mereka tetap berupaya maksimal untuk menyelamatkan ratusan unit usaha yang terbakar. Dedikasi mereka menjadi bukti pentingnya peran petugas dalam menghadapi bencana kebakaran besar.

Reporter: Ilvan