Dalam keterangan pers di Jakarta, Bapak Lukman Hakim, Direktur Jenderal Perbendaharaan Kemenkeu, menyampaikan bahwa LPDP merupakan salah satu program unggulan pemerintah dalam membangun sumber daya manusia unggul. “Kami berharap para penerima LPDP tidak hanya menuntut ilmu, tetapi juga mampu memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan nasional dan kesejahteraan masyarakat,” ujar Bapak Lukman, Rabu (18/2/2026). Suasana konferensi pers berlangsung serius dan penuh perhatian dari para wartawan serta pejabat Kemenkeu.
Selain itu, Kemenkeu menekankan pentingnya penerima beasiswa menjaga integritas dan etika dalam memanfaatkan dana pendidikan. Ibuk Ratna Sari, Kepala Bidang Manajemen Beasiswa LPDP, menjelaskan bahwa program ini tidak hanya menekankan aspek akademik, tetapi juga pengembangan karakter dan tanggung jawab sosial. “Setiap penerima LPDP harus sadar bahwa pendidikan ini merupakan amanah, sehingga harus digunakan untuk memberi manfaat bagi rakyat Indonesia,” tegas Ibuk Ratna.
Para penerima beasiswa LPDP pun diimbau untuk aktif terlibat dalam kegiatan penelitian, pengabdian masyarakat, dan pengembangan inovasi yang berdampak positif. Hal ini sejalan dengan visi pemerintah dalam mencetak sumber daya manusia yang berkompetensi tinggi dan peduli terhadap kepentingan publik. Bapak Lukman menambahkan bahwa dukungan pemerintah terhadap penerima LPDP juga mencakup pendampingan akademik dan profesional agar hasil pendidikan dapat diterapkan secara efektif di tanah air.
Sebagai penutup, harapan Kemenkeu pada penerima LPDP yang disampaikan pada 18 Februari 2026 menegaskan komitmen pemerintah dalam membangun generasi muda yang berdaya saing dan berintegritas. Para penerima beasiswa diimbau untuk memanfaatkan kesempatan pendidikan sebaik mungkin, memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat, dan menjadi teladan dalam bidang akademik maupun sosial.
Sumber: Kompas.com



