Atase Agama Kedutaan Arab Saudi Tinjau Lokasi Perencanaan Pembangunan Masjid di Payakumbuh

747

Kabasurau.co.id: Atase Agama Kedutaan Arab Sudi, Syaikh Ahmad bin Isa Al Hazimiy dan yang mendampinginya Syaikh Albrag bin Abdullah Alameer mengunjungi lokasi perencanaan pembangunan Masjid Raya di Pakan Nagari Koto Nan Ampek, Kecamatan Payakumbuh Barat, Kota Payakumbuh, Rabu (8/12/2021) siang.

Dalam peninjauan tersebut, hadir Staf khusus Gubernur Sumbar M Zein, Wali Kota Payakumbuh Riza Falepi beserta jajarannya, Kapolres Payakumbuh AKPB Alex Prawira dan Ketua KAN, serta Niniak Mamak Nagari Koto Nan Ampek.

Syaikh Ahmad bin Isa Al Hazimiy dalam kata sambutannya yang diterjemahkan oleh Buya Muhammad Elvi Syam, selaku Dai resmi Atase Agama Kedubes Arab Saudi, Syaikh mengucapkan  terimakasih atas jamuan dan sambutan yang telah diberikan. Ia memuji kebaikan warga Sumbar serta merasakan kenyamanan daerahnya.

Selanjutnya Syaikh mengungkapkan, penghubung erat antara kita adalah kalimat Laa illaha illallah itulah penghubung dan pengikat kita bersama. Kami memgetahui rakyat Indonesia adalah rakyat yang baik dan memiliki kecintaan kepada Kerajaan Arab Saudi, Hubungan yang kuat ini menjadi penghubung kita.

“Bapak Wali Kota yang dimuliakan, anggap saya salah satu warga di daerah ini, saya akan sebisa mungkin membawa proposal pembangunan ini ke Kedubes Arab Saudi dan pihak-pihak berwenang. Saya akan sebisa mungkin dan semampu saya mewjudkan keinginan ini,” ungkap Syaikh yang diterjemahkan Buya Elvi.

Kemudian menutup sambutannya dengan memberikan wasiat. Dimana waisat petama ia mengingatkan untuk bertakwa, istikomah, dan menjaga keamanan dan kenyamanan negeri ini.

“Seemoga Allah memberika kenyamanan dan ketentraman untuk negeri ini,” tutupnya.

Kemudian Wali Kota Payakumbuh dalam sambutannya menyampaikan perkembangan pembangunan Masjid. Ia menjelaskan tanah di lokasi ini  telah dibebaskan seluas 5 hektar dan siap dibangun.

Ia mengatakan pembangunan Masjid Raya nantinya sebagai pusat keagamaan di Kota Payakumbuh. Kemudian pembangunan ini telah dianggarkan, namun saat menganggarkan pembangunan bertepatan dengan pandemi Covid-19 sehingga 1/3 dana yang dianggarkan dialihkan.

“Jika kami menggunakan dana APBD dengan kondisi pandemi, diperkirakan selesai 10 tahun dan itu di anggarkan setiap tahun. Dan hal ini belum tentu dilanjutkan jika Kepala pemerintah berganti,” ungkapnya.

Kemudian acara dilanjutkan dengan pembagian Al qur’an kepada tokoh masyarakat yang hadir saat itu. Dan dilanjutkan presentasi pembangunan Masjid oleh Wako Payakumbuh serta makan siang di rumah dinas Wali Kota Payakumbuh.

Reporter: Sy

Berikan Komentar Anda :

comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here