Mari Wujudkan Rumah Tahfidz Untuk Muslim di Siberut Mentawai

200
Siberut Mentawai
Papan Informasi yang terpasang di tanah wakaf yang akan dibangun RUmah Tahfiz.

Kabasurau.co.id: Pesatnya perkembangan dakwah di Kabupaten Keplulauan Mentawai yang minoritas muslim, di Kecamatan Siberut Selatan, Desa Muara Siberut direncanakan pembangunan Rumah Tahfidz. Hal ini dijelaskan Buya Muhammad Elvi Syam selaku Ketua Yayasan Sosial, Dakwah dan Pendidikan Mentawai dan Yayasan Dar el-Iman saat meninjau lokasi, Sabtu (8/1/2022).

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik kabupaten Kepulauan Mentawai yang dikutip dari Wikipedia mencatat, mayoritas penduduk kepulauan Mentawai memeluk agama Kekristenan, dan satu-satunya kabupaten yang mayoritas Kristen di Sumatera Barat. Pemeluk agama Kristen berjumlah 77,59%%, Kemudian pemeluk agama Islam sebanyak 22,22% dan lainnya 0,19%.

Desa Muara Siberut tepatnya di Dusun Muara merupakan pusat perputaran ekonomi di Siberut karena terdapat Pasar Muara, dihuni kebanyakan muslim. Bila dibandingkan dengan dusun lain yang ada di Desa Muara Siberut yakni Peigu, Puro dan Batsudut merupakan mayoritas non muslim. Oleh sebab itu sarana pembinaan untuk generasi muda sangat dibutuhkan dalam rangka mengokohkan akidah generasi umat muslim disana.

Di Kecamatan yang sama, Desa Meilepet bersebelahan dengan Desa Muara Siberut berdiri Islamic Center Syaikh Sholeh Ar Rajihi di bawah Yayasan Sosial Dakwah dan Pendidikan Mentawai yang telah lama membina anak-anak muallaf dari tingkat SD hingga SLTA secara gratis. Jarak Islamic Center Siberut Syaikh Sholeh Ar Rajihi dengan lokasi perencanaan pembangunan sekitar 1,7 Km bila diukur berdasarkan Googel maps.

Perencanaan pembangunan Rumah tahfidz ini telah matang, dimana tanah lokasi pembangunan telah tersedia seluas kurang lebih 40 x 20 meter wakaf dari salah seorang warga. Diungkapkan Buya Muhammad Elvi Syam pembangunan Rumah Tahfidz ini membutuhkan biaya sekitar Rp 1,4 Milliar.

“Pembangunan ini telah dirancang terdiri dari 2 lantai, lantai pertama dari beton dantai dua dari kayu, satiap lantai terapat 2 kamar yang bisa digunakan untuk tamu, RAB yang direncanakan kurang lebi Rp 1,4 M,” terang Buya Elvi.

Kemudain Rumah Tahfiz ini nantinya di bawah Yayasan Dar el-Iman dan Yayasan Sosial, Dakwah dan Pendidikan Mentawai yang sama-sama diketuai Buya Muhammad Elvi Syam. Program ini disebutkan Buya Muhammad Elvi merupakan bagian dari program Yayasan Dar el-Iman untuk membangun 1000 Masjid dan Rumah Tahfiz di Nusantara, Kemudian Membangun Sekolah di pedalaman. Baru-baru ini Yayasan Dar el-Iman telah mendirikan dan meresmikan Masjid Agung Dar el Iman di Desa Madobak, Dusun Ugai.

Buya Elvi mengajak kaum muslimin bersama menyokong pembangunan Rumah Tahfiz ini dengan doa dan menyisihkan sebagian harta. Demi terwujudnya Rumah tahfiz ini kaum muslimin dapat menyalurkan donasi melalui Yayasan Dar El-Iman dengan nomor rekening Bank Syariah Indonesia (BSI), 111 222 57 05 atas nama Yayasan Dar el-Iman. Semoga pembangunan Rumah Tahfiz Siberut segera terealisasi dan melalui Rumah Tahfiz tersebut melahirkan dai-dai tangguh yang akan berdakwah di pedalaman Mentawai bumi Sikerei.

Reporter: Sy

Berikan Komentar Anda :

comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here