Menjadi Program Unggulan, SMP IT Dar El Iman Awali UTS dengan Program Al Quran

609
Pelaksanaan ujian tahsin kali ini dikemas khusus dengan mengumpulkan para siswa seluruhnya. (Foto: Libra)

PADANG (KabaSurau): Ujian Tengah Semester (UTS) pada semester genap tahun ajaran 2020/2021 SMP IT Dar El Iman sudah dimulai, diungkapkan bahwa UTS yang sedang berlangsung dari hari Senin (15/3/2021) ini akan berkahir pada Rabu (24/3/2021), program Al Quran yang menjadi program unggulan di SMP IT Dar El Iman mengawali ujian bagi para siswa pada UTS kali ini.

UTS mengawali ujian tatap muka di masa pandemi, sebelumnya pihak sekolah menyelenggarakan ujian secara online.

Dijelaskan bahwa ujian tahsin dan tahfidz akan berlangsung selama 3 hari berturut-turut, dari tanggal 15 hingga 17 Maret 2021. Program tahsin sendiri menjadi program wajib diikuti oleh siswa kelas 7, seperti diungkapan oleh Dodi Nofrianto selaku Waka Humas SMP IT dan Wakil Program Khusus SMP IT Dar El Iman ketika ditemui oleh Tim Kabasurau, Selasa (16/3/2021) di Komplek SMP IT Dar El Iman seusai pelaksanaan ujian berlangsung.

“Setiap ujian mengawali Al Quran yang pertama, memang program ini, program unggulan disekolah kita, yang mana mencakup tahsin, dan tahsin program wajib untuk kelas 7” ujarnya.

Disebutkan bahwa pelaksanaan ujian tahsin pada UTS kali ini berbeda dengan pelaksanaan sebelumnya, UTS tahsin ini memang dikemas lebih khusus, yakni anak-anak dikumpulkan seluruhnya. Kelas 7 ada 2 kelas mekkah 1 dan 2 lalu disediakan tempat di depan untuk penguji secara bergiliran. Penguji sebanyak 3 orang yang berasal dari guru tahsin SMP IT Dar El Iman itu sendiri, kemudian anak yang dinyatakan lulus sesuai KKM, bagi yang tidak maka akan diberikan penugasan untuk ketuntasan, adapun tahfidz hanya khsusus kelas 8 mereka diuji 1 juz hafalan terakhir, dimana batas hafalan terakhirnya yang akan diuji. Namun untuk kelas 9 bentuk ujiannya adalah ujian kompre perjuz, bagi yang mencapai target 5 juz.

Salah seorang siswa sedang di uji oleh tim penguji sebanyak 3 orang, dengan sistem bergiliran.

Berbeda dengan ujian daring (Online) sebelumnya, diungkapan bahwa ujian daring (Online) banyak menuai permasalahan, para guru kesulitan dalam memastikan kesiapan siswa untuk belajar, disamping itu para siswapun juga mengalami kesulitan, dikarenakan banyak kendala yang ditemui, sebagaimana yang diungkapan oleh Abyan (14) selaku siswa kelas 8 Mekkah 2 SMP IT Dar El Iman.

“ Tatap muka lebih enak, belajar teratur, ujian enak tatap muka, jika online banyak kendala, tatap muka efektif”, Ungkapnya.

Pengawasan sangat terbatas pada saat daring (online) ditambahkan Dodi, para siswapun pada UTS tatap muka kali ini dapat dipantau secara langsung oleh tim pengawas ujian. (Libra/SY)

Berikan Komentar Anda :

comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here