27 Mei 2024
Foto: Infopublik

Agam (KabaSurau): Perum Bulog Cabang Bukittinggi salurkan 3.580 kilogram beras, kepada 358 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di Nagari Kampung Pinang, Kecamatan Lubuk Basung, Kabupaten Agam, Jum’at (30/7/2021).

Penyaluran Beras Bantuan untuk KPM selama masa pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) di Kabupaten Agam, hingga 29 Juli 2021 telah mencapai 50,77 persen. Ditargetkan realisasi mencapai 100 persen akhir bulan ini. Sedangkan untuk Kota Bukittinggi telah tuntas 100 persen.

Hal ini disampaikan Pimpinan Badan Urusan Logistik (Bulog) Cabang Bukittinggi M Fakri Firdaus, saat kunjungan Gubernur Sumatera Barat (Sumbar) Buya Mahyeldi dalam rangka meninjau penyaluran beras bantuan PPKM di Kantor Walinagari Kampung Pinang.

Penerima bantuan beras ini, berasal dari KPM Program Keluarga Harapan sebanyak 235 KPM dan 123 KPM Bantuan Sosial Tunai (BST). Khusus KPM BST, ditambah bantuan sosial sebesar Rp 600.000 per KPM.

Bantuan ini diserahkan secara simbolis oleh Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi Ansharullah yang didampingi anggota DPRD Sumbar, Rinaldi, Bupati Agam diwakili Sekdakab Agam, Martias Wanto dan lainnya.

Mahyeldi mengatakan, bantuan ini diberikan kepada warga yang terdaftar di Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS), yang ditentukan langsung oleh Kementerian Sosial.

“Ini bukti kepedulian pemerintah kepada warga, semoga bantuan ini bermanfaat,” ujarnya.

Tidak lupa, gubernur ingatkan warga untuk menjaga imunitas agar badan tetap sehat, supaya penyakit tidak mudah menyerang, serta selalu disiplin protokol kesehatan.

“Kita juga mengajak masyarakat untuk meningkatkan ibadah dan berdo’a kepada Allah Subhanahuwata’ala, agar pandemi ini cepat berlalu supaya kita dapat beraktivitas seperti biasanya,” ajak Mahyeldi.

Sementara itu, Sekdakab Agam, Martias Wanto mengucapkan terimakasih kepada Gubernur Sumbar, yang telah menyempatkan hadiri dan melihat langsung penyaluran beras ini.

“Ucapan terimakasih juga kita sampaikan kepada Perum Bulog dan PT Pos Indonesia, serta pihak lainnya yang terlibat dalam penyaluran bantuan ini,” katanya.

Kepada penerima, Sekda ingatkan, jika ada warga lain yang bertanya terkait bantuan ini, diminta langsung ke wali nagari atau camat, supaya informasi yang diberikan jadi jelas.

“Kita juga minta pada penerima, agar beras ini dipakai dan dimasak di rumah, bukan untuk dijual,” pintanya.

Sumber: AMC

Mari bergabung bersama WA Grup dan Channel Telegram Kabasurau.co.id, Klik : WA Grup & Telegram Channel

comments

Related Post

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *