Dalam kesempatan tersebut, Kepala BPKP Sumatera Barat, Bapak Andri Setiawan, menegaskan pentingnya pemantauan dan evaluasi secara berkala. “Kami hadir untuk melihat sejauh mana implementasi program ‘Sekolah Rakyat’ memberikan manfaat bagi siswa dan masyarakat, sekaligus memastikan penggunaan dana publik transparan dan tepat sasaran,” ujar Bapak Andri di Kantor BPKP Sumatera Barat, Rabu pagi (18/2/2026). Suasana kegiatan diwarnai interaksi aktif antara tim evaluasi dan kepala sekolah, guru, serta peserta program.
Selain meninjau kegiatan belajar mengajar, tim BPKP juga melakukan diskusi dengan guru dan pengelola sekolah mengenai kendala yang dihadapi di lapangan. Ibuk Sari Rahmawati, Kepala Sekolah SMPN 3 Padang, menyatakan bahwa program ini sangat membantu siswa memahami pentingnya literasi keuangan sejak dini. “Anak-anak menjadi lebih paham tentang pengelolaan keuangan, menabung, dan memanfaatkan sumber daya secara bijak,” kata Ibuk Sari saat ditemui di ruang kelas, Rabu (18/2/2026).
Bapak Andri menambahkan bahwa evaluasi ini tidak hanya bersifat penilaian administratif, tetapi juga menekankan dampak sosial dan pendidikan bagi masyarakat. Tim BPKP menyoroti keberlanjutan program, keterlibatan masyarakat, serta pencapaian tujuan pembelajaran yang telah ditetapkan. Hasil evaluasi akan digunakan sebagai rekomendasi untuk meningkatkan kualitas program di wilayah Sumatera Barat.
Sebagai penutup, kegiatan evaluasi program “Sekolah Rakyat” pada 18 Februari 2026 menunjukkan komitmen BPKP Sumatera Barat dalam mendukung pendidikan dan literasi keuangan masyarakat. Pemerintah daerah dan sekolah diharapkan dapat terus bekerja sama agar program ini memberikan manfaat nyata, khususnya bagi generasi muda, dan menjadi model bagi wilayah lain di Indonesia.
Sumber: Padang Ekspres



