Salah satu wali murid, dr. Didi Sudiyatmo, SpB, FICS, mengaku terharu sekaligus kagum melihat perkembangan karakter anaknya setelah bersekolah di Dar el-Iman. Hal itu ia sampaikan saat memberikan sambutan dalam kegiatan wisuda yang digelar Senin (25/5/2026).
Menurutnya, pendidikan di Dar el-Iman tidak hanya membentuk kemampuan akademik siswa, tetapi juga membangun akhlak dan kebiasaan baik dalam kehidupan sehari-hari.
Ia bahkan mengaku sempat merasa heran dengan perubahan sikap anaknya di rumah, terutama kebiasaan meminta maaf dan memohon ridho kepada kedua orang tua sebelum tidur.
“Setiap malam sebelum tidur, anak kami selalu datang kepada saya dan ibunya hanya untuk meminta maaf dan meminta ridho. Itu hal sederhana, tetapi sangat menyentuh hati kami sebagai orang tua,” ungkapnya.
Ia menilai kebiasaan tersebut menjadi bukti bahwa pendidikan karakter dan adab yang diterapkan di Dar el-Iman benar-benar tertanam dalam diri para siswa.
Dalam sambutannya, dr. Didi juga menyampaikan rasa syukur dan apresiasi kepada para guru yang telah mendidik anak-anak tidak hanya menjadi pribadi yang cerdas, tetapi juga berakhlak dan dekat dengan nilai-nilai Islam.
“Bagi kami sebagai orang tua, melihat anak memiliki adab yang baik adalah kebahagiaan yang luar biasa,” katanya.
Momen tersebut menjadi salah satu bagian yang paling menyentuh dalam rangkaian wisuda bertema “Menapaki Jalan Ilmu, Menguatkan Iman, Menggapai Ridha-Nya.” Suasana haru juga terlihat dari para wali murid yang hadir saat mendengarkan pengalaman dan kesaksian orang tua terhadap perubahan sikap anak-anak mereka selama menempuh pendidikan di Dar el-Iman.
Selain prosesi wisuda, kegiatan juga diisi dengan penampilan tahfizh Al-Qur’an, pemberian penghargaan siswa berprestasi, serta pembacaan surat untuk orang tua yang turut menghadirkan suasana emosional di tengah acara.
Reporter: Ilvan



