Kedatangan Bapak Vasko disambut antusias oleh masyarakat setempat yang memadati halaman Masjid Al-Ikhlas. Sejumlah tokoh masyarakat, pengurus masjid, niniak mamak, bundo kanduang, hingga para guru dan pelajar turut hadir dalam kegiatan tersebut. Suasana hangat dan penuh kebersamaan terasa sejak rombongan Safari Ramadan tiba di lokasi menjelang waktu berbuka puasa.
Dalam sambutannya di hadapan jamaah dan masyarakat yang hadir pada Rabu malam, Bapak Vasko menekankan pentingnya memakmurkan masjid sebagai pusat kegiatan keagamaan sekaligus pembinaan generasi muda. Ia mengingatkan bahwa masjid tidak hanya ramai ketika ada kegiatan tertentu, tetapi harus hidup setiap hari dengan berbagai aktivitas keagamaan.
“Saya berharap Masjid Al-Ikhlas ini jangan hanya ramai saat ada kunjungan saja. Masjid harus hidup setiap hari, digunakan untuk salat lima waktu, kegiatan keagamaan, dan tempat anak-anak belajar,” ujar Bapak Vasko di hadapan jamaah yang memenuhi area dalam dan halaman masjid.
Dalam kesempatan yang sama, Bapak Vasko juga mengajak masyarakat untuk menjadikan masjid sebagai ruang yang ramah bagi anak-anak. Menurutnya, lingkungan masjid harus mampu menghadirkan suasana yang nyaman sehingga generasi muda tidak merasa asing untuk datang dan beraktivitas di dalamnya.
“Biarkan anak-anak sering datang ke masjid. Mau salat, belajar, atau sekadar berkumpul dengan teman-temannya juga tidak apa-apa. Yang penting mereka merasakan ekosistem masjid sejak kecil,” kata Bapak Vasko saat memberikan arahan kepada masyarakat dan para orang tua yang hadir.
Lebih lanjut, ia menilai bahwa kedekatan anak-anak dengan masjid akan berperan penting dalam membentuk karakter generasi muda yang berakhlak baik. Melalui pembiasaan tersebut, nilai-nilai keagamaan diharapkan dapat tertanam kuat sejak usia dini. Bapak Vasko juga berharap Masjid Al-Ikhlas dapat terus berkembang dan menjadi pusat kegiatan umat di wilayah tersebut.
“Mudah-mudahan masjid ini bisa menjadi pusat peradaban Islam di daerah ini. Semoga Ramadan tahun ini membawa keberkahan bagi kita semua,” ucap Bapak Vasko menutup sambutannya di hadapan masyarakat.
Sementara itu, pengurus Masjid Al-Ikhlas sekaligus tokoh masyarakat setempat, Bapak , menyampaikan apresiasi atas kunjungan Tim Safari Ramadan Pemerintah Provinsi Sumatera Barat ke daerah mereka. Ia menyebutkan bahwa bantuan yang diberikan pemerintah sangat berarti bagi pengembangan fasilitas masjid. Menurutnya, masyarakat merasa bersyukur karena Masjid Al-Ikhlas dipilih sebagai lokasi kunjungan Safari Ramadan tahun ini.
“Kami atas nama pengurus masjid dan masyarakat mengucapkan terima kasih atas kunjungan Bapak Wakil Gubernur. Bantuan ini sangat berarti untuk pengembangan Masjid Al-Ikhlas,” ujar Bapak Indra Wadi dalam sambutannya di hadapan rombongan pemerintah provinsi dan masyarakat.
Bapak Indra Wadi juga menjelaskan bahwa selama ini Masjid Al-Ikhlas menjadi pusat berbagai kegiatan keagamaan masyarakat di nagari tersebut. Kegiatan yang rutin dilaksanakan antara lain salat berjemaah lima waktu, pengajian mingguan, serta program sosial “Jumat Berkah” yang telah berjalan selama empat tahun terakhir. Program tersebut, kata dia, menjadi salah satu bentuk kepedulian sosial masyarakat terhadap sesama.
Melalui bantuan yang diberikan pemerintah provinsi, pengurus masjid berharap sejumlah rencana pengembangan fasilitas dapat segera diwujudkan. Di antaranya adalah penataan area parkir serta pembangunan menara masjid untuk mendukung kenyamanan jamaah. Pengembangan fasilitas tersebut diharapkan dapat meningkatkan fungsi masjid sebagai pusat kegiatan masyarakat.
Safari Ramadan Pemerintah Provinsi Sumatera Barat sendiri merupakan agenda rutin tahunan yang dilaksanakan setiap bulan Ramadan. Kegiatan ini bertujuan mempererat silaturahmi antara pemerintah daerah dan masyarakat di berbagai wilayah. Selain itu, program tersebut juga menjadi sarana penyaluran bantuan bagi rumah ibadah guna mendukung kegiatan sosial dan keagamaan masyarakat.
Sumber: humas sumbar



