Kabasurau.co.id: SIJUNJUNG — Wakil Gubernur Sumatera Barat, Bapak Vasko Ruseimy, melaksanakan kegiatan Safari Ramadan di Nagari Padang Tarok, Kecamatan Kamang Baru, Kabupaten Sijunjung, Rabu (11/3/2026). Kegiatan yang berlangsung di Masjid Al-Mujahadah, Jorong Muaro Buan tersebut diisi dengan penyerahan bantuan untuk pembangunan masjid sekaligus menjadi ajang menyerap aspirasi masyarakat terkait pembangunan daerah perbatasan. Kehadiran rombongan Pemerintah Provinsi Sumatera Barat disambut hangat oleh masyarakat setempat yang memadati area masjid sejak sore hari.
Kegiatan Safari Ramadan tersebut dipusatkan di Masjid Al-Mujahadah dengan rangkaian acara berupa salat berjamaah, berbuka puasa bersama, serta dialog dengan masyarakat. Pada kesempatan itu, Pemerintah Provinsi Sumatera Barat menyerahkan bantuan sebesar Rp50 juta untuk pembangunan masjid. Selain itu, turut diserahkan bantuan 40 mushaf Al-Qur’an, bantuan Rp10 juta dari Bank Nagari, serta dukungan dana sebesar Rp3 juta dari Baznas dan Bapenda Sumbar.
Dalam sambutannya usai berbuka puasa bersama masyarakat, Bapak Vasko Ruseimy menyampaikan rasa bangga dapat hadir langsung di wilayah perbatasan Sumatera Barat dan Riau. Ia menilai kegiatan Safari Ramadan tidak hanya menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga momentum bagi pemerintah untuk melihat langsung kondisi masyarakat di daerah. Menurutnya, perhatian terhadap wilayah perbatasan merupakan bagian dari komitmen pemerintah provinsi.
“Kami dari Pemerintah Provinsi Sumatera Barat merasa bangga bisa hadir, salat dan berbuka puasa bersama masyarakat di Masjid Al-Mujahadah Padang Tarok,” ujar Bapak Vasko Ruseimy saat memberikan sambutan di hadapan jamaah dan tokoh masyarakat setempat pada Rabu malam.
Pada kesempatan yang sama, Bapak Vasko menegaskan bahwa pembangunan di Sumatera Barat harus dilakukan secara merata tanpa membedakan wilayah. Ia menyebutkan bahwa pemerintah provinsi bersama pemerintah kabupaten akan terus memperkuat sinergi agar pembangunan dapat dirasakan oleh seluruh masyarakat. Komitmen tersebut, menurutnya, menjadi bagian dari upaya mempercepat pemerataan pembangunan di berbagai daerah.
“Kami bersama Pak Gubernur berkomitmen membangun Sumatera Barat tanpa membeda-bedakan daerah. Termasuk Kabupaten Sijunjung akan kita perhatikan dan kita bangun bersama,” tegas Bapak Vasko Ruseimy dalam sambutannya pada kegiatan Safari Ramadan tersebut.
Selain itu, Bapak Vasko juga menyoroti kondisi infrastruktur menuju Nagari Padang Tarok yang masih memerlukan perhatian serius. Ia mengakui bahwa akses jalan menuju kawasan tersebut menjadi jalur penting bagi mobilitas masyarakat dan aktivitas ekonomi di daerah perbatasan. Oleh karena itu, pemerintah provinsi akan terus mendorong peningkatan infrastruktur melalui dukungan pemerintah pusat.
Menurutnya, pembangunan daerah tidak dapat dilakukan secara sendiri-sendiri, melainkan membutuhkan kerja sama berbagai pihak. Ia menegaskan pentingnya kolaborasi antara pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten, dan masyarakat agar pembangunan dapat berjalan lebih optimal. Dengan sinergi tersebut, diharapkan berbagai persoalan pembangunan dapat diselesaikan secara bertahap.
“Membangun itu tidak bisa sendiri-sendiri. Harus basamo-samo antara pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten, dan masyarakat,” kata Bapak Vasko Ruseimy saat berdialog dengan masyarakat di lokasi kegiatan.
Sementara itu, Bupati Sijunjung, Bapak Benny Dwifa Yuswir, menyampaikan bahwa Nagari Padang Tarok merupakan wilayah perbatasan yang secara geografis cukup jauh dari pusat pemerintahan kabupaten. Kondisi tersebut membuat pembangunan infrastruktur di kawasan tersebut masih menghadapi sejumlah tantangan. Ia berharap dukungan pemerintah provinsi dan pemerintah pusat dapat mempercepat pembangunan di wilayah tersebut.
Bapak Benny menjelaskan bahwa peningkatan jalan menuju kawasan Padang Tarok telah diusulkan kepada pemerintah pusat melalui Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR). Usulan tersebut saat ini masih menunggu dukungan anggaran dari pemerintah pusat. Ia menambahkan bahwa kondisi jalan yang dilalui rombongan Wakil Gubernur menjadi gambaran nyata perlunya peningkatan infrastruktur di wilayah tersebut.
“Tadi Pak Wagub masuk dari Simpang Kamang dan merasakan langsung kondisi jalan yang cukup bergelombang. Itu sudah kami usulkan ke Kementerian PUPR dan saat ini menunggu dukungan anggaran,” ujar Bapak Benny Dwifa Yuswir saat menyampaikan sambutan dalam kegiatan tersebut.
Lebih lanjut, Bapak Benny menyebutkan bahwa Kecamatan Kamang Baru memiliki potensi ekonomi yang cukup besar untuk dikembangkan. Di kawasan tersebut telah berdiri sejumlah industri, termasuk pabrik kelapa sawit yang menjadi salah satu penggerak ekonomi masyarakat. Keberadaan industri tersebut dinilai mampu membuka peluang kerja sekaligus meningkatkan aktivitas ekonomi daerah.
Pemerintah Kabupaten Sijunjung, lanjutnya, juga tengah menyiapkan rencana pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) dengan kapasitas sekitar 50 megawatt. Pembangunan pembangkit listrik tersebut diharapkan mampu memenuhi kebutuhan energi sekaligus menarik minat investor untuk berinvestasi di daerah. Ia menilai proyek tersebut dapat menjadi salah satu motor penggerak pertumbuhan ekonomi di Sijunjung.
“Jika PLTS ini terwujud, tentu akan menjadi daya tarik bagi investor untuk berinvestasi di Kabupaten Sijunjung,” kata Bapak Benny Dwifa Yuswir.
Kegiatan Safari Ramadan Pemerintah Provinsi Sumatera Barat di Nagari Padang Tarok tersebut juga menjadi momentum mempererat hubungan antara pemerintah dan masyarakat. Selain memperkuat silaturahmi, kegiatan tersebut sekaligus menjadi sarana koordinasi pembangunan antara pemerintah provinsi dan pemerintah kabupaten. Pemerintah berharap sinergi tersebut dapat mempercepat pemerataan pembangunan hingga ke wilayah perbatasan di Sumatera Barat.
Sumber: humas sumbar



