Berdasarkan informasi yang beredar, air mengalir cukup deras dan menutup hampir seluruh permukaan jalan. Kondisi tersebut membuat kendaraan maupun pejalan kaki kesulitan melintas, sehingga aktivitas warga setempat ikut terhambat.
Kasi Kedaruratan BPBD Tanah Datar, Dody Susilo, membenarkan kejadian tersebut. Ia menjelaskan, banjir dipicu oleh luapan air sungai yang terjadi sejak dini hari sekitar pukul 03.00 WIB.
“Luapan air itu disebabkan tersumbatnya cekdam akibat runtuhan longsor, sehingga aliran air sungai penuh dan meluap ke permukiman,” ujarnya.
Dody juga menyebutkan bahwa lokasi terdampak merupakan kawasan yang sebelumnya pernah dilanda banjir bandang pada akhir 2025, sehingga berpotensi kembali terdampak saat curah hujan tinggi dan terjadi gangguan pada aliran sungai.
Saat ini, pihak BPBD bersama tim terkait masih berada di lapangan untuk melakukan penanganan. Hingga berita ini diturunkan, belum ada laporan resmi mengenai tingkat kerusakan maupun jumlah warga terdampak akibat peristiwa tersebut.
Reporter: Ilvan



