Kabasurau.co.id: MENTAWAI — Musala Insan Madani Mangorut di Dusun Rokdog, Desa Madobag, Kecamatan Siberut Selatan, Kabupaten Kepulauan Mentawai, menghadapi ujian berat akibat bencana banjir yang berulang selama bertahun-tahun. Rabu (1/4/2026).
Bangunan yang sebagian besar menggunakan material kayu itu tercatat telah tiga hingga empat kali diterjang banjir besar. Ketinggian air bahkan mencapai paha orang dewasa, merendam hampir seluruh bagian bawah bangunan dan mempercepat kerusakan struktur.
Dampaknya tidak ringan. Kayu penopang mulai lapuk, lantai mengalami keretakan, dan dinding bagian bawah mengalami kerusakan serius akibat kelembapan yang terus-menerus. Dalam beberapa tahun terakhir, kondisi musala semakin memprihatinkan.
“Ketika digunakan untuk salat, kadang materialnya berjatuhan. Itu karena sudah rapuh akibat usia dan banjir,” ungkap Ustadz Umur Bin Khattab, Kamis (19/3/2026).
Situasi tersebut tidak menyurutkan semangat warga untuk tetap beribadah. Meski dalam kondisi terbatas dan berisiko, musala tetap difungsikan sebagai pusat salat berjamaah dan kegiatan keagamaan lainnya.
Namun demikian, kondisi bangunan yang terus menurun menjadikan renovasi sebagai kebutuhan mendesak. Selain untuk kenyamanan, perbaikan juga penting demi keselamatan jamaah yang setiap hari memanfaatkan fasilitas tersebut.
Riwayat banjir yang berulang menjadi catatan penting dalam proses renovasi saat ini, agar bangunan yang diperbaiki tidak hanya layak digunakan, tetapi juga lebih tahan terhadap potensi bencana di masa mendatang.
Reporter: Ilvan



