Di Jorong Lubuak Aguang, Nagari Koto Baru, Kecamatan Kubung, Kabupaten Solok, warga mengeluhkan sumur-sumur yang mulai mengering serta sumber air yang kian terbatas. Bahkan, aliran air dari Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) dilaporkan tidak lagi mengalir secara normal.
Sejumlah warga menyebutkan, kondisi ini mulai dirasakan sejak hampir dua minggu terakhir. Minimnya curah hujan menyebabkan cadangan air tanah menyusut drastis, sehingga kebutuhan air harian menjadi sulit dipenuhi.
“Kami kesulitan mendapatkan air bersih. Sumur sudah mulai kering, air PDAM juga sering mati, kadang sampai 3 hari tidak hidup, kalaupun hidup sebentar dan kecil airnya” ujar Tika (28), salah seorang warga setempat. Minggu (12/4/2026).
Situasi ini tidak hanya berdampak pada kebutuhan rumah tangga, tetapi juga berpotensi mengganggu aktivitas pertanian dan sanitasi lingkungan. Warga berharap adanya langkah cepat dari pemerintah daerah dan instansi terkait untuk mengatasi krisis air yang mulai dirasakan.
Hingga Minggu (12/4/2026), belum ada hujan signifikan yang turun di wilayah tersebut. Jika kondisi ini terus berlanjut, dikhawatirkan dampak kekeringan akan semakin meluas dan memperparah kesulitan masyarakat dalam memperoleh air bersih.
Reporter: Ilvan



