Hot Widget

Type Here to Get Search Results !

Ads

Iran Tanggapi Rencana Blokade Selat Hormuz oleh Donald Trump, Ketegangan Geopolitik Meningkat

Kabasurau.co.id: TEHERAN — Pemerintah Iran merespons pernyataan Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, yang menyebut akan mulai memblokade kapal-kapal yang memasuki maupun meninggalkan Selat Hormuz. Pernyataan tersebut memicu reaksi keras dari pihak Iran di tengah meningkatnya ketegangan geopolitik global. Situasi ini dinilai berpotensi memengaruhi stabilitas kawasan dan jalur perdagangan energi dunia.

Ketua Komisi Keamanan Nasional Parlemen Iran, Bapak, dalam keterangannya pada Minggu, 12 April 2026, menilai pernyataan tersebut sebagai hal yang tidak mengejutkan. Ia menyebut bahwa komentar tersebut muncul hanya beberapa jam setelah pembicaraan panjang di Islamabad yang tidak mencapai kesepakatan. Dalam suasana pernyataan resmi kepada media, ia menegaskan bahwa sikap tersebut mencerminkan kondisi politik internal Amerika Serikat.

“Komentar tersebut merupakan hal yang wajar bagi seorang presiden yang kalah,” ujar Bapak dalam suasana penyampaian keterangan kepada wartawan di Teheran pada Minggu.

Sebelumnya, pembicaraan selama 21 jam yang berlangsung di Islamabad antara pihak-pihak terkait dilaporkan tidak menghasilkan kesepakatan konkret. Kegagalan tersebut dinilai menjadi salah satu faktor yang mendorong munculnya pernyataan tegas dari Presiden Donald Trump. Dalam konteks tersebut, langkah yang diusulkan dianggap sebagai upaya untuk meningkatkan tekanan terhadap Iran.

Menurut sejumlah pihak di Iran, rencana pengendalian terhadap Selat Hormuz merupakan langkah strategis yang berpotensi mengganggu jalur distribusi energi global. Selat Hormuz sendiri dikenal sebagai salah satu jalur pelayaran tersibuk di dunia yang menjadi pintu utama ekspor minyak dari kawasan Timur Tengah. Oleh karena itu, setiap kebijakan yang berkaitan dengan wilayah tersebut memiliki dampak luas terhadap perekonomian internasional.

Pihak Iran menegaskan bahwa mereka akan terus memantau perkembangan situasi dan mengambil langkah yang diperlukan untuk menjaga kepentingan nasional. Selain itu, Iran juga mengingatkan bahwa stabilitas kawasan harus dijaga melalui dialog dan kerja sama internasional. Ketegangan yang meningkat dikhawatirkan dapat memicu eskalasi konflik yang lebih luas.

Perkembangan ini menjadi perhatian dunia internasional mengingat pentingnya Selat Hormuz dalam rantai pasok energi global. Sejumlah pengamat menilai bahwa situasi ini memerlukan pendekatan diplomatik yang lebih intensif guna menghindari konflik terbuka. Dengan demikian, diharapkan semua pihak dapat menahan diri dan mengedepankan solusi damai demi menjaga stabilitas global.

Sumber: CNBC Indonesia 
Baca Juga

Post a Comment

0 Comments
* Please Don't Spam Here. All the Comments are Reviewed by Admin.

Below Post Ad

Mari bergabung bersama WA Grup dan Channel Telegram Surau TV, Klik : WA Grup & Telegram Channel
Copyright © 2025 - Kabasurau.co.id | All Right Reserved