Kabasurau.co.id: BEKASI — Presiden Prabowo Subianto memastikan pemerintah akan segera melakukan investigasi menyeluruh terkait kecelakaan tragis antara Kereta Api Argo Bromo Anggrek dan KRL Commuter Line di Stasiun Bekasi Timur, Kota Bekasi, Senin (27/4/2026) malam. Pernyataan itu disampaikan saat Presiden menjenguk korban yang dirawat di RSUD Kota Bekasi, Selasa pagi.
Prabowo tiba di rumah sakit sekitar pukul 08.40 WIB dan meninggalkan lokasi pada pukul 09.05 WIB setelah meninjau langsung kondisi para korban luka akibat insiden tersebut.
“Kita akan segera mengadakan investigasi kejadiannya bagaimana,” ujar Prabowo kepada wartawan usai kunjungan.
Dalam kesempatan itu, Presiden juga menyampaikan rasa duka cita mendalam atas jatuhnya korban jiwa dalam kecelakaan tersebut. Ia menegaskan pemerintah akan memberikan perhatian penuh terhadap penanganan korban dan keluarga yang terdampak.
“Tentunya kita semua prihatin, kaget dengan kecelakaan yang telah terjadi. Saya ucapkan belasungkawa atas nama pribadi dan atas nama pemerintah,” katanya.
Sementara itu, Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia (KAI), Bobby Rasyidin, sebelumnya menyampaikan jumlah korban meninggal dunia mencapai tujuh orang dengan 81 penumpang mengalami luka-luka. Namun berdasarkan data terbaru, jumlah korban tewas meningkat menjadi 14 orang, sementara korban luka bertambah menjadi 84 orang.
Selain itu, petugas gabungan dilaporkan masih melakukan upaya evakuasi terhadap sejumlah penumpang yang sempat terjebak di dalam rangkaian kereta pascakecelakaan.
Insiden tabrakan terjadi sekitar pukul 20.57 WIB di area Stasiun Bekasi Timur. Hingga kini, proses evakuasi korban dan normalisasi jalur masih terus berlangsung, sementara aparat berwenang bersiap menyelidiki penyebab pasti kecelakaan yang mengejutkan publik tersebut.
Pemerintah menegaskan investigasi akan dilakukan secara menyeluruh untuk memastikan penyebab insiden, sekaligus mencegah kejadian serupa terulang di masa mendatang.
Sumber: CNN Indonesia



