Dalam kunjungan ke Moskow, Presiden Prabowo melakukan pertemuan bilateral dengan Presiden Rusia, Vladimir Putin. Pertemuan tersebut menegaskan komitmen peningkatan kerja sama di sektor energi nasional jangka panjang, terutama terkait pasokan minyak mentah dan liquefied petroleum gas (LPG).
Sebagai tindak lanjut, Presiden Prabowo menugaskan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral, Bahlil Lahadalia, untuk melaksanakan pembahasan teknis lanjutan dengan utusan khusus Presiden Rusia serta Menteri Energi Rusia di Moskow. Langkah ini diharapkan dapat mempercepat realisasi kerja sama konkret di sektor energi yang dinilai krusial bagi ketahanan nasional.
Sementara itu, dalam agenda di Paris, Presiden Prabowo bertemu dengan Presiden Prancis, Emmanuel Macron. Kedua kepala negara membahas penguatan kolaborasi di berbagai sektor strategis, meliputi energi, pendidikan, komunikasi digital, hingga investasi ekonomi jangka panjang.
Kunjungan singkat ke dua negara besar dunia yang memiliki pengaruh global tersebut dinilai menghasilkan capaian signifikan. Selain memperluas jejaring diplomasi, kesepakatan yang dibawa pulang diharapkan mampu memperkuat fondasi pembangunan nasional, khususnya dalam menghadapi tantangan energi dan transformasi ekonomi ke depan.
Pemerintah menegaskan bahwa hasil kunjungan ini akan segera ditindaklanjuti melalui koordinasi lintas kementerian dan lembaga guna memastikan implementasi berjalan efektif dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Indonesia.
Sumber: SetKab RI



