Kesepakatan tersebut dicapai dalam pertemuan bilateral antara Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa dan jajaran AIIB di Beijing, China. Pendanaan tersebut akan diarahkan untuk mendukung sejumlah proyek strategis yang menjadi prioritas pemerintah dalam beberapa tahun mendatang.
Selain komitmen pembiayaan, AIIB juga menyatakan minatnya untuk membuka kantor perwakilan di Jakarta. Kehadiran kantor tersebut dinilai dapat memperkuat hubungan kerja sama antara Indonesia dan AIIB serta mempercepat koordinasi dalam pelaksanaan berbagai proyek pembangunan yang didukung lembaga keuangan multilateral tersebut.
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyampaikan bahwa dukungan pendanaan ini mencerminkan tingginya kepercayaan AIIB terhadap kondisi fiskal Indonesia. Menurutnya, lembaga keuangan internasional tersebut tetap optimistis terhadap prospek pertumbuhan ekonomi nasional meskipun dunia masih menghadapi berbagai tantangan global.
Pendanaan dari AIIB diharapkan dapat memperkuat upaya pemerintah dalam membangun infrastruktur, meningkatkan konektivitas antarwilayah, serta mendukung program pembangunan berkelanjutan yang berdampak langsung terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Komitmen pendanaan sebesar 17 miliar dolar AS ini menjadi salah satu bentuk dukungan internasional terbesar bagi agenda pembangunan Indonesia dalam lima tahun ke depan. Pemerintah optimistis kerja sama yang semakin erat dengan AIIB akan mempercepat realisasi berbagai proyek strategis dan memperkuat fondasi pertumbuhan ekonomi nasional yang inklusif dan berkelanjutan.
Sumber: Antara News



