Kabasurau.co.id: Padang – Menteri Dalam Negeri, Bapak Tito Karnavian, menargetkan wilayah Sumatera Barat yang terdampak bencana agar kembali normal sebelum bulan Ramadan. Target ini mencakup pemulihan infrastruktur, akses layanan publik, dan kesejahteraan masyarakat terdampak. Langkah ini menjadi bagian dari percepatan rehabilitasi pascabencana yang berlangsung di beberapa kabupaten dan kota. (17/1/2026).
Dalam kunjungan kerja ke Sumbar, Bapak Tito meninjau langsung beberapa lokasi terdampak bencana dan mengadakan rapat koordinasi dengan pemerintah daerah pada Sabtu (17/1/2026) pagi. "Kami ingin memastikan semua fasilitas publik, terutama sekolah, rumah sakit, dan jalan utama, dapat difungsikan kembali sebelum Ramadan. Ini penting agar masyarakat dapat menjalani ibadah dengan normal," ujarnya di sela kunjungan.
Suasana kunjungan terlihat penuh perhatian dengan kehadiran pejabat daerah, aparat kepolisian, TNI, dan relawan bencana. Ibuk Mahyeldi Ansharullah, Gubernur Sumatera Barat, menambahkan bahwa pemerintah provinsi akan mendukung penuh arahan pusat. "Kami siap mempercepat rehabilitasi dan memprioritaskan pemulihan layanan dasar, agar kehidupan masyarakat kembali stabil secepatnya," katanya.
Bapak Tito menekankan bahwa koordinasi lintas instansi menjadi kunci dalam percepatan pemulihan pascabencana. Ia meminta laporan berkala terkait progres rehabilitasi, penyaluran bantuan, dan kesiapan infrastruktur sebelum Ramadan tiba. "Semua pihak harus bekerja cepat dan tepat agar target ini tercapai," ujarnya menegaskan.
Penutupan kunjungan diwarnai peninjauan lokasi pengungsian sementara dan diskusi singkat dengan warga terdampak. Bapak Tito berharap seluruh pihak dapat berkolaborasi secara maksimal, sehingga Sumatera Barat dapat pulih lebih cepat dan masyarakat dapat kembali beraktivitas secara normal. "Dengan kerja sama yang baik, Sumbar akan lebih tangguh menghadapi bencana di masa depan," tutupnya.
Sumber: RRI



