Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat gempa terjadi sekitar pukul 16.42 WIB dengan pusat gempa berada di darat pada kedalaman dangkal. Getaran gempa dirasakan ringan hingga sedang oleh warga di beberapa kecamatan di Kabupaten Solok. Hingga beberapa saat setelah kejadian, tidak terdeteksi adanya gempa susulan yang signifikan.
Kepala Stasiun Geofisika BMKG Padang Panjang, Bapak Irwan Slamet, menjelaskan bahwa gempa tersebut merupakan aktivitas sesar lokal yang memang kerap terjadi di wilayah Sumatera Barat. “Gempa ini tergolong kecil dan tidak berpotensi menimbulkan tsunami, namun masyarakat tetap kami imbau untuk waspada,” ujar beliau saat memberikan keterangan resmi pada Minggu sore. Pernyataan itu disampaikan di kantor BMKG setempat dalam suasana pemantauan pascagempa.
Sejumlah warga Kabupaten Solok mengaku merasakan getaran selama beberapa detik, terutama di dalam rumah dan bangunan bertingkat. Aparat pemerintah daerah bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat langsung melakukan pemantauan lapangan. Hasil pengecekan awal menunjukkan tidak adanya kerusakan pada fasilitas umum maupun rumah warga.
BMKG mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang tidak dapat dipertanggungjawabkan. Masyarakat juga diminta mengikuti perkembangan informasi resmi dari instansi berwenang guna mengantisipasi potensi bencana alam di wilayah Sumatera Barat.
Sumber: Info Sumbar



