Bapak Arief Nugroho, analis pasar modal dari PT Bursa Efek Indonesia, menyatakan, “Penguatan IHSG pagi ini didorong oleh optimisme investor terhadap stabilitas ekonomi dan prospek keuntungan perusahaan di kuartal pertama. Kami mencatat aliran modal asing juga meningkat, yang memperkuat tren positif pasar.” Pernyataan tersebut disampaikan melalui konferensi pers virtual pada pukul 09.15 WIB.
Suasana Bursa Efek Jakarta tampak dinamis, dengan pedagang efek aktif melakukan transaksi di lantai perdagangan. Layar elektronik menampilkan pergerakan saham secara real-time, sementara para analis memantau potensi volatilitas harian. Menurut Bapak Arief, sektor energi mencatat kenaikan signifikan akibat permintaan global yang stabil, sedangkan sektor perbankan mendapat dukungan dari rencana stimulus ekonomi pemerintah.
Selain itu, investor juga memperhatikan laporan kinerja perusahaan yang akan diumumkan dalam beberapa hari ke depan. Kenaikan IHSG ini diharapkan dapat memberikan sinyal positif bagi pertumbuhan investasi di Indonesia secara keseluruhan. Pemerintah melalui Otoritas Jasa Keuangan menegaskan komitmen untuk menjaga transparansi dan stabilitas pasar modal.
Penutup: Kenaikan IHSG sebesar 26,14 poin pada 20 Februari 2026 menegaskan optimisme pasar terhadap perekonomian Indonesia. Tren positif ini menjadi indikator penting bagi investor dalam mengambil keputusan di tengah dinamika global dan domestik.
Sumber: CNN Indonesia



