Hot Widget

Type Here to Get Search Results !

Ads

Indonesia Bidik Peningkatan Ekspor dan Perluasan QRIS di Negara APEC

Kabasurau.co.id: Jakarta — Pemerintah Indonesia membidik peningkatan ekspor nasional serta perluasan penggunaan sistem pembayaran digital Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) ke negara-negara anggota Asia-Pacific Economic Cooperation (APEC). Langkah tersebut dinilai sebagai strategi penting untuk memperkuat daya saing ekonomi nasional sekaligus memperluas penetrasi sistem pembayaran digital Indonesia di pasar internasional. Kebijakan ini disampaikan dalam rangkaian pertemuan ekonomi kawasan yang berlangsung pada awal Februari 2026.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Bapak Airlangga Hartarto, dalam keterangannya pada Sabtu (7/2/2026) di Jakarta menegaskan bahwa Indonesia harus memanfaatkan momentum pertumbuhan ekonomi kawasan Asia-Pasifik. Dalam suasana pertemuan yang berlangsung dinamis dan penuh pembahasan strategis tersebut, Bapak Airlangga menyampaikan bahwa penguatan ekspor menjadi salah satu prioritas utama pemerintah pada tahun 2026. Ia menambahkan bahwa perluasan kerja sama perdagangan harus diiringi dengan modernisasi sistem pembayaran lintas negara.

“Indonesia siap meningkatkan ekspor ke pasar APEC dan mendorong interoperabilitas QRIS agar dapat digunakan lebih luas di kawasan,” ujar Bapak Airlangga saat memberikan keterangan pers usai agenda pertemuan ekonomi regional. Pernyataan tersebut disampaikan di hadapan awak media dengan suasana resmi dan penuh optimisme terhadap prospek ekonomi nasional. Menurut beliau, digitalisasi sistem pembayaran akan mempermudah pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) dalam mengakses pasar global.

Lebih lanjut, Bapak Airlangga menjelaskan bahwa sinergi antara kebijakan perdagangan dan digitalisasi keuangan menjadi kunci untuk mencapai target pertumbuhan ekonomi nasional yang lebih tinggi. Pemerintah, kata beliau, terus memperkuat koordinasi lintas kementerian dan lembaga guna memastikan kesiapan regulasi serta infrastruktur pendukung. Hal ini dilakukan agar pelaku usaha Indonesia mampu bersaing secara sehat di pasar internasional.

Selain memperluas pasar ekspor, pemerintah juga menargetkan peningkatan nilai tambah produk nasional melalui hilirisasi industri. Dalam kesempatan tersebut, Bapak Airlangga menekankan bahwa strategi ini sejalan dengan visi pemerintah untuk mendorong transformasi ekonomi berbasis nilai tambah dan inovasi. Ia menyebutkan bahwa dukungan terhadap sektor manufaktur dan industri pengolahan akan terus diperkuat.

Dengan langkah strategis tersebut, pemerintah optimistis Indonesia mampu memanfaatkan peluang ekonomi di kawasan Asia-Pasifik secara maksimal. Peningkatan ekspor dan ekspansi QRIS diharapkan dapat memberikan dampak positif terhadap stabilitas ekonomi nasional serta kesejahteraan masyarakat. Pemerintah menegaskan komitmennya untuk terus menjaga momentum pertumbuhan dan memperkuat posisi Indonesia dalam percaturan ekonomi global.

Sumber: CNN Indonesia 
Baca Juga

Post a Comment

0 Comments
* Please Don't Spam Here. All the Comments are Reviewed by Admin.

Below Post Ad

Mari bergabung bersama WA Grup dan Channel Telegram Surau TV, Klik : WA Grup & Telegram Channel
Copyright © 2025 - Kabasurau.co.id | All Right Reserved