Kabasurau.co.id: PAYAKUMBUH — Kota Payakumbuh dinilai sebagai salah satu kawasan pertumbuhan baru di Sumatera Barat. Penilaian tersebut disampaikan Gubernur Sumatera Barat, Bapak Mahyeldi Ansharullah, dalam rapat koordinasi bersama Pemerintah Kota Payakumbuh di Ruang Pertemuan Josrizal Zain, Kantor Wali Kota Payakumbuh, Rabu (25/2/2026). Rapat tersebut dilaksanakan di sela kegiatan Safari Ramadan 1447 Hijriah.
Dalam arahannya di forum rapat, Bapak Mahyeldi menyampaikan bahwa Payakumbuh bersama Kabupaten Limapuluh Kota memiliki potensi sebagai pusat pertumbuhan ekonomi baru. Ia menilai aktivitas ekonomi yang tetap hidup hingga malam hari menjadi indikator kuatnya geliat ekonomi lokal. Kehadiran masyarakat dari luar daerah untuk berwisata kuliner maupun mengunjungi sanak keluarga yang menempuh pendidikan di pesantren turut mendorong pergerakan ekonomi di kota tersebut.
“Payakumbuh ini luar biasa. Malam hari tetap hidup. Banyak orang dari luar daerah datang, baik untuk kuliner maupun mengunjungi anak yang tengah belajar di pesantren sekitar,” ujar Bapak Mahyeldi dalam suasana rapat yang berlangsung tertib dan konstruktif.
Sementara itu, Wali Kota Payakumbuh, Bapak Zulmaeta, dalam pemaparannya menjelaskan bahwa secara geografis Payakumbuh berada di tengah Pulau Sumatera dan menjadi penghubung antara Provinsi Sumatera Barat dan Riau. Ia menyebutkan bahwa daerahnya relatif aman dari bencana besar, meskipun tetap memiliki potensi banjir karena dilalui tiga sungai.
“Payakumbuh ini satu-satunya kota di Sumatera Barat yang dilalui sungai. Sungai memberi manfaat, termasuk objek wisata kuliner, tapi juga berpotensi banjir,” jelas Bapak Zulmaeta dalam sesi diskusi rapat tersebut.
Ia juga menambahkan bahwa suhu udara Payakumbuh yang sejuk mendukung aktivitas ekonomi, khususnya sektor kuliner yang dapat beroperasi hingga 24 jam. “Kuliner di Payakumbuh bisa hidup 24 jam. Tengah malam pun orang masih datang untuk makan,” ujarnya.
Rapat koordinasi tersebut diharapkan semakin memperkuat sinergi antara Pemerintah Provinsi Sumatera Barat dan Pemerintah Kota Payakumbuh dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah yang berkelanjutan, sekaligus tetap memperhatikan aspek mitigasi bencana sesuai kondisi geografis wilayah.
Sumber: Humas Sumbar



