Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Bapak Siti Nurbaya Bakar, dalam keterangan persnya di Jakarta, Sabtu (7/2/2026), menyatakan bahwa fokus program ini adalah meningkatkan kapasitas pengelolaan sampah di tingkat kota dan kabupaten. Bapak Siti Nurbaya menekankan pentingnya penerapan teknologi pengolahan sampah modern serta partisipasi aktif masyarakat. Suasana konferensi pers berlangsung formal, dihadiri sejumlah pejabat pemerintah daerah dan media nasional.
Lebih lanjut, Bapak Siti Nurbaya menjelaskan bahwa target 30 wilayah ini mencakup kota besar dan daerah yang rawan masalah sampah. Pemerintah menilai bahwa pengelolaan sampah yang baik dapat mendukung kualitas hidup masyarakat, mengurangi pencemaran lingkungan, dan mendorong pertumbuhan ekonomi berbasis ekonomi hijau. Ia menambahkan bahwa program ini juga akan memberikan pelatihan dan bantuan teknis bagi pemerintah daerah agar implementasinya berjalan optimal.
Dalam kesempatan yang sama, Bapak Siti Nurbaya mengimbau seluruh pemerintah daerah untuk aktif melaporkan perkembangan program secara rutin. Pemerintah pusat berkomitmen memberikan dukungan pendanaan dan monitoring agar target pengelolaan sampah tercapai tepat waktu. Pernyataan ditutup dengan harapan bahwa kolaborasi antara pemerintah, sektor swasta, dan masyarakat akan mewujudkan lingkungan yang bersih, sehat, dan berkelanjutan.
Sumber: Kompas.com



