Kabasurau.co.id: PAYAKUMBUH — Gubernur Sumatera Barat, Bapak Mahyeldi Ansharullah, berharap pengembalian Dana Transfer ke Daerah (TKD) yang sebelumnya mengalami pemotongan dapat segera terealisasi. Hal tersebut disampaikannya dalam rapat koordinasi bersama Pemerintah Kota Payakumbuh di Ruang Pertemuan Josrizal Zain, Kantor Wali Kota Payakumbuh, Rabu (25/2/2026). Pembahasan tersebut menjadi salah satu fokus dalam upaya percepatan pembangunan daerah.
Dalam arahannya pada forum yang berlangsung di sela kegiatan Safari Ramadan 1447 Hijriah itu, Bapak Mahyeldi menyampaikan bahwa pengembalian TKD akan menjadi momentum penting untuk mempercepat pembangunan infrastruktur. Dana tersebut direncanakan difokuskan pada tahapan rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana di Sumatera Barat.
“Insyaallah TKD akan dikembalikan. Ini momentum bagi kita untuk lebih fokus ke infrastruktur, apalagi setelah pascabencana dan masuk tahapan rehabilitasi serta rekonstruksi,” ungkap Bapak Mahyeldi dalam suasana rapat yang berlangsung tertib dan kondusif.
Ia juga menegaskan bahwa setiap aliran dana pembangunan yang masuk ke Sumatera Barat harus memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat lokal. Pemerintah daerah diminta mempersiapkan langkah strategis agar tenaga kerja dan material yang digunakan berasal dari daerah sendiri.
“Jangan sampai uangnya masuk ke Sumbar, tapi yang bekerja orang luar dan barangnya dibeli dari luar, dan masyarakat lokal hanya menjadi penonton. Ini harus kita persiapkan untuk 2026 sampai 2028,” tegasnya di hadapan jajaran Pemerintah Kota Payakumbuh.
Melalui penguatan perencanaan dan pengawasan pelaksanaan pembangunan, Pemerintah Provinsi Sumatera Barat berharap penggunaan anggaran dapat berdampak langsung terhadap pertumbuhan ekonomi daerah serta kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.
Sumber: Humas Sumbar



