Kabasurau.co.id: PADANG — Tradisi pulang kampung atau mudik yang dilakukan para perantau Minangkabau saat Lebaran 2026 memberikan dampak signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi di Sumatera Barat. (29/3/2026).
Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi Ansharullah, menyebutkan bahwa perputaran uang selama periode mudik diperkirakan mencapai triliunan rupiah. Hal ini terlihat dari meningkatnya konsumsi masyarakat di berbagai sektor, seperti transportasi, kuliner, hingga perdagangan ritel.
Menurutnya, kedatangan perantau tidak hanya mempererat hubungan sosial dan budaya, tetapi juga menjadi momentum penting dalam menggerakkan ekonomi daerah. Aktivitas belanja yang meningkat selama Lebaran turut memberikan dampak langsung bagi pelaku usaha lokal.
Selain itu, sektor pariwisata juga mengalami peningkatan kunjungan, terutama di destinasi unggulan di Sumatera Barat. Banyak perantau yang memanfaatkan waktu libur untuk berwisata bersama keluarga.
Pemerintah daerah menilai tradisi mudik merupakan potensi besar yang perlu terus dimaksimalkan melalui berbagai program dan kegiatan yang mampu menarik minat perantau untuk kembali ke kampung halaman.
🔎 Sumber: ANTARA Sumbar — 29 Maret 2026
https://sumbar.antaranews.com/berita/754490/tradisi-pulang-kampung-booster-ekonomi-sumbar



