Suasana penyerahan bantuan terlihat penuh harapan dan antusiasme dari masyarakat yang hadir. Para penerima tampak mengikuti kegiatan dengan tertib sambil mendengarkan arahan dari pemerintah daerah terkait penggunaan dana bantuan. Sejumlah petugas dari BPBD dan aparatur kecamatan juga terlihat mendampingi jalannya kegiatan hingga selesai.
Sebanyak 55 KK penerima bantuan berasal dari empat kecamatan, yakni Koto Tangah, Kuranji, Nanggalo, dan Pauh. Program ini diberikan kepada warga yang rumahnya mengalami kerusakan akibat bencana hidrometeorologi yang melanda beberapa waktu lalu. Pemerintah daerah menilai bantuan tersebut penting untuk mempercepat proses pemulihan masyarakat pascabencana.
Rincian bantuan yang diberikan terdiri dari kategori rusak sedang sebesar Rp30 juta untuk 31 unit rumah. Sementara itu, kategori rusak ringan menerima bantuan sebesar Rp15 juta untuk 24 unit rumah. Penyerahan bantuan dilakukan secara simbolis kepada beberapa perwakilan warga sebelum selanjutnya dicairkan sesuai mekanisme yang telah ditetapkan.
Dalam sambutannya, Bapak Fadly Amran menyampaikan bahwa bantuan stimulan tersebut merupakan bentuk kehadiran pemerintah di tengah masyarakat yang sedang menghadapi kesulitan. Ia menegaskan bahwa pemulihan rumah warga menjadi salah satu prioritas agar masyarakat dapat kembali tinggal dengan aman dan nyaman. “Pemerintah Kota Padang hadir untuk memastikan masyarakat tidak menghadapi kondisi ini sendirian. Bantuan ini diharapkan dapat membantu rumah warga kembali layak huni,” ujar Bapak Fadly Amran saat memberikan sambutan.
Pada kesempatan yang sama, Bapak Fadly Amran juga mengingatkan agar bantuan yang diterima digunakan sesuai peruntukan. Ia meminta warga memanfaatkan dana tersebut secara tepat sasaran dan transparan demi kepentingan perbaikan rumah. “Kami minta bantuan ini digunakan tepat sasaran untuk perbaikan rumah, sehingga manfaatnya benar-benar dirasakan,” tegasnya.
Sementara itu, Kepala BPBD Kota Padang, Bapak Hendri Zulviton, menjelaskan bahwa seluruh penerima bantuan telah melalui proses pendataan dan verifikasi secara menyeluruh. Tim di lapangan, kata dia, melakukan asesmen terhadap tingkat kerusakan rumah sebelum menetapkan penerima bantuan. “Sebanyak 55 KK ditetapkan sebagai penerima berdasarkan hasil asesmen tim. Besaran bantuan disesuaikan dengan tingkat kerusakan rumah,” kata Bapak Hendri Zulviton dalam keterangannya di lokasi kegiatan.
Acara tersebut turut dihadiri Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setdako Padang, Bapak Tarmizi Ismail, unsur BPBD, serta para camat dari wilayah terdampak. Kehadiran para pejabat daerah menunjukkan komitmen bersama dalam mendukung percepatan pemulihan pascabencana. Kegiatan berlangsung lancar hingga akhir acara dengan penyerahan dokumen bantuan kepada para penerima.
Dengan disalurkannya bantuan stimulan ini, Pemerintah Kota Padang berharap masyarakat terdampak dapat segera memperbaiki rumah mereka dan kembali menjalani aktivitas normal. Pemerintah juga menegaskan akan terus melakukan pendampingan terhadap warga yang masih membutuhkan bantuan pemulihan. Langkah tersebut diharapkan mampu memperkuat ketahanan masyarakat dalam menghadapi potensi bencana di masa mendatang.
Sumber: Humas Kota Padang



