Korban diketahui merupakan warga setempat yang telah dilaporkan hilang sejak Minggu (19/4/2026) sekitar pukul 11.00 WIB. Setelah dilakukan pencarian selama beberapa hari, korban akhirnya ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa di dasar jurang dengan kedalaman sekitar 60 meter.
Camat IV Koto, Subchan, membenarkan penemuan tersebut. Ia mengatakan korban ditemukan di kawasan jurang yang berada tidak jauh dari lokasi tempat tinggalnya.
“Korban merupakan warga setempat. Dugaan sementara, korban terjatuh ke dalam jurang itu,” ujar Subchan.
Petugas bersama warga setempat kemudian melakukan proses evakuasi terhadap jenazah korban dari lokasi kejadian yang cukup sulit dijangkau. Medan terjal dan kedalaman jurang menjadi tantangan dalam proses evakuasi.
Peristiwa ini menimbulkan duka mendalam bagi keluarga korban serta masyarakat sekitar. Warga diimbau meningkatkan kewaspadaan, terutama bagi lansia yang beraktivitas di kawasan perbukitan dan medan berbahaya.
Sumber: Sumbar kita



