Hingga Selasa pagi, proses evakuasi rangkaian dan penanganan jalur masih berlangsung. Sejumlah perjalanan KRL dari arah Cikarang belum dapat beroperasi normal karena area lintasan masih dalam proses sterilisasi petugas.
Sebagai langkah darurat, KAI Commuter menghentikan sementara pemberangkatan awal KRL dari Stasiun Cikarang. Seluruh perjalanan yang semula dimulai dari stasiun tersebut dialihkan keberangkatannya melalui Stasiun Bekasi.
Pengalihan ini berlaku untuk sejumlah relasi perjalanan, baik tujuan Manggarai maupun layanan loop line menuju Pasar Senen. Kebijakan tersebut diambil guna menjaga mobilitas masyarakat yang bergantung pada layanan KRL setiap hari.
Selain rekayasa perjalanan, KAI Commuter juga menyiapkan moda transportasi alternatif berupa shuttle bus. Sedikitnya empat unit bus disiagakan untuk melayani penumpang dari kawasan Terminal Bulak Kapal Bekasi menuju Stasiun Bekasi.
Setibanya di Stasiun Bekasi, penumpang dapat melanjutkan perjalanan menggunakan layanan KRL yang masih beroperasi. Kehadiran shuttle bus diharapkan mampu mengurangi antrean dan kepadatan calon penumpang di titik terdampak.
Manajemen KAI Commuter menyampaikan permohonan maaf atas gangguan layanan yang terjadi akibat insiden tersebut. Operator menegaskan keselamatan penumpang tetap menjadi prioritas utama dalam seluruh proses penanganan.
Penumpang juga diimbau menyesuaikan rencana perjalanan, mengikuti arahan petugas di lapangan, serta tidak memaksakan masuk ke dalam kereta apabila kondisi gerbong telah penuh.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi mengenai estimasi normalisasi jalur. Masyarakat diminta terus memantau informasi terbaru melalui kanal resmi KAI Commuter untuk mengetahui perubahan jadwal perjalanan.
Sumber: kompas.com



