Kabasurau.co.id: Padang — Sejumlah wilayah kabupaten dan kota di Provinsi Sumatra Barat (Sumbar) diguyur hujan dengan intensitas ringan hingga lebat disertai petir sejak Kamis pagi (2/4/2026). Kondisi ini diperkirakan masih akan berlangsung hingga malam hari dengan potensi hujan yang meluas di berbagai daerah.
Berdasarkan informasi prakiraan cuaca, hanya beberapa wilayah seperti Kabupaten Solok, Kota Solok, Solok Selatan, dan Dharmasraya yang terpantau berawan pada pagi hari. Sementara itu, hujan ringan mengguyur Pesisir Selatan, Sijunjung, Tanah Datar, Padang Pariaman, Agam, Pasaman Barat, Kepulauan Mentawai, Padang, Sawahlunto, Padang Panjang, Bukittinggi, Payakumbuh, dan Pariaman.
Adapun wilayah Lima Puluh Kota dilaporkan mengalami hujan lebat yang disertai petir, sehingga masyarakat diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem.
Memasuki pukul 09.00 WIB, kondisi cuaca di sebagian besar wilayah Sumbar diperkirakan didominasi oleh awan tebal. Pada siang hari, cuaca berangsur membaik dengan dominasi cerah berawan di hampir seluruh wilayah, kecuali Kabupaten Padang Pariaman yang masih berpotensi diguyur hujan.
Namun, pada sore hari, potensi hujan kembali meningkat. Sejumlah wilayah seperti Pasaman Barat, Agam, Padang Pariaman, Kota Padang, Pesisir Selatan, Pasaman, Kepulauan Mentawai, dan Lima Puluh Kota diperkirakan akan mengalami hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai petir.
Memasuki malam hari, hanya beberapa wilayah seperti Bukittinggi, Dharmasraya, Solok Selatan, dan Kepulauan Mentawai yang diperkirakan terbebas dari hujan. Sementara daerah lainnya berpotensi kembali diguyur hujan ringan hingga lebat.
Cuaca hujan diperkirakan mulai mereda menjelang tengah malam. Meski demikian, wilayah Kepulauan Mentawai dan Kabupaten Sijunjung diprediksi masih akan mengalami hujan hingga dini hari.
Suhu udara di wilayah Sumbar hari ini berkisar antara 18 hingga 34 derajat Celsius, dengan tingkat kelembapan udara antara 64 hingga 99 persen. Kecepatan angin tercatat berada pada kisaran 11 hingga 20 kilometer per jam.
Masyarakat diimbau untuk tetap waspada terhadap potensi hujan lebat yang dapat disertai petir, terutama pada sore hingga malam hari, serta mengantisipasi kemungkinan dampak seperti genangan air dan gangguan aktivitas harian.
Sumber: BMKG Minangkabau



