Kegiatan ini diinisiasi sebagai bentuk kepedulian dan keseriusan Dareliman Peduli dalam menyambut Iduladha 1447 Hijriah, sekaligus memberikan pemahaman mengenai pelaksanaan qurban yang sesuai syariat dan memperhatikan aspek kebersihan penyembelihan.
Dalam kegiatan tersebut, Dareliman Peduli menghadirkan narasumber dari tiga unsur yang berkaitan langsung dengan pelaksanaan qurban, yakni ulama, dokter hewan, dan juru sembelih halal (Juleha).
Dari sisi syariat, Ustadz Asmon Nurijal menyampaikan materi fiqih qurban berdasarkan kitab Tuntunan Praktis Ibadah Qurban karya Syaikh Muhammad bin Shalih Al-Utsaimin. Dalam pemaparannya, ia menjelaskan landasan syariat ibadah qurban, syarat hewan qurban, hingga adab dalam penyembelihan.
Sementara itu, aspek kesehatan hewan pra-sembelih dan kebersihan daging qurban dibahas oleh Drh Dhany Septiadi Darma bersama Drh Varhanno Khalilfhatul Khanh. Keduanya memaparkan ciri-ciri daging yang terindikasi terkontaminasi cacing pita atau penyakit tertentu serta pentingnya menjaga kebersihan tempat penyembelihan sesuai prosedur yang dijelaskan selama pelatihan.
Adapun materi teknis penyembelihan disampaikan oleh Abu Taqo Ahmad Zarkasyi yang merupakan juru sembelih halal (Juleha) bersertifikasi BNSP. Dalam sesi tersebut, peserta diperkenalkan pada bagian hewan yang harus disembelih, persiapan peralatan seperti pisau yang harus dipastikan tajam, hingga teknik penyembelihan dan pengulitan domba secara cepat dan praktis.
Selain pemaparan materi, peserta juga mengikuti praktik penyembelihan dan teknik menguliti domba sebagai bagian dari pelatihan lapangan.
Melalui kegiatan ini, Dareliman Peduli berharap pelatihan tersebut dapat menjadi sarana menambah pemahaman panitia qurban dan masyarakat agar pelaksanaan ibadah qurban berlangsung sesuai syariat serta memperhatikan aspek kebersihan.
Reporter: Ilvan | Foto: Habib



