Keberhasilan ini disampaikan pihak sekolah melalui kanal resminya. Pencapaian tersebut disebut sebagai hasil dari izin dan taufik Allahﷻ serta proses pembinaan hafalan Al-Qur’an yang dilakukan secara konsisten di lingkungan pendidikan tersebut.
Dalam pelaksanaannya, ujian Tasmi’ Itqon dimulai pada pukul 07.15 WIB dan berakhir pada pukul 17.08 WIB. Selama lebih dari sembilan jam, Abdurrohman Zaid Al Arify mampu melantunkan hafalan sebanyak 10 juz Al-Qur’an dalam satu kali duduk.
“Ananda Zaid kelas 1A saat ini di MIT SaQu Dar el-Iman. Ujian tasmi’ itqon ini dimulai pada pukul 07.15 sampai 17.08 WIB. Ananda membaca 10 juz dalam sekali duduk,” demikian keterangan pihak sekolah saat dihubungi. Selasa, (5/5/2026).
Pihak sekolah turut menyampaikan apresiasi dan ucapan selamat kepada siswa bersangkutan beserta kedua orang tuanya, Arif Sudirman dan Mia Purnama Sari. Dukungan keluarga dinilai menjadi salah satu faktor penting dalam keberhasilan anak dalam menempuh proses hafalan Al-Qur’an.
Tasmi’ Itqon sendiri merupakan metode evaluasi hafalan yang menekankan pada kelancaran, ketepatan bacaan, serta kualitas daya ingat terhadap ayat-ayat Al-Qur’an. Keberhasilan menyelesaikan 10 juz pada jenjang sekolah dasar menjadi indikator kuat keberhasilan program tahfizh yang diterapkan.
Pihak MIT SaQu Dar el-Iman berharap capaian ini dapat menjadi inspirasi bagi siswa lainnya untuk terus meningkatkan semangat dalam menghafal dan memahami Al-Qur’an. Selain itu, para siswa diharapkan mampu menjaga hafalan serta mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari.
Sebagai penutup, sekolah juga menyampaikan terima kasih kepada para orang tua yang telah memberikan dukungan, doa, dan kepercayaan terhadap program pendidikan berbasis Al-Qur’an yang dijalankan.Reporter: Ilvan



