Hot Widget

Type Here to Get Search Results !

Ads

Banjir Rendam Dadok Tunggul Hitam, Ratusan Warga Dievakuasi Tim Gabungan hingga Malam Hari

Kabasurau.co.id: PADANG — Ratusan warga di Kelurahan Dadok Tunggul Hitam, Kecamatan Koto Tangah, Kota Padang, Sumatera Barat, dievakuasi akibat banjir yang menggenangi permukiman setempat pada Jumat (2/1). Banjir merendam rumah warga dan jalan lingkungan dengan ketinggian air mencapai lebih dari satu meter. Kondisi tersebut menghambat aktivitas masyarakat dan membahayakan keselamatan warga, terutama kelompok rentan.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Padang, Bapak Hendri Zulviton, mengatakan evakuasi dilakukan terhadap warga yang terjebak banjir. “Evakuasi dilakukan terhadap warga yang terjebak oleh banjir dan dibawa ke tempat yang lebih aman,” ujar Bapak Hendri Zulviton saat ditemui di Padang, Jumat. Ia menambahkan bahwa langkah evakuasi dilakukan untuk meminimalkan risiko keselamatan warga di tengah hujan yang masih berlangsung.

Proses evakuasi difokuskan di Jalan DPR Gang Babussalam dan kawasan Parak Jambu, Kelurahan Dadok Tunggul Hitam, sejak Jumat siang. Hingga pukul 18.30 WIB, petugas gabungan masih melakukan evakuasi karena hujan terus mengguyur lokasi. Kondisi genangan yang belum surut membuat upaya penyelamatan harus dilakukan secara berkelanjutan.

Evakuasi dilaksanakan oleh personel BPBD Kota Padang, TNI, Komunitas Siaga Bencana (KSB), Tim Remaja Masjid Al Hijrah, serta relawan lainnya. Ratusan warga yang dievakuasi terdiri dari anak-anak, lanjut usia, ibu hamil, dan perempuan. Warga dipindahkan dari rumah masing-masing ke tempat aman, seperti masjid, atau mengungsi secara mandiri ke lokasi yang lebih tinggi.

Pembina Ikatan Remaja Masjid Al Hijrah, Bapak Hasanudin, menjelaskan bahwa air mulai naik di kawasan Parak Jambu sejak Jumat siang. “Air langsung menggenangi jalan dan rumah-rumah warga, sehingga kami membantu evakuasi menggunakan perahu karet agar tidak ada warga yang terancam keselamatannya,” ujar Bapak Hasanudin saat berada di lokasi, Jumat sore. Ia menyebutkan bahwa keterlibatan relawan dilakukan untuk mempercepat proses evakuasi.

Bapak Hasanudin, yang juga merupakan anggota Dubalang Pemerintah Kota Padang, menerangkan bahwa ketinggian air di lokasi mencapai lebih dari satu meter. “Air menggenangi rumah warga dengan ketinggian sekitar satu meter, sementara di jalan ketinggiannya lebih dari itu,” jelasnya. Ia menambahkan bahwa kawasan terdampak di Parak Jambu mencakup empat RT di RW 09.

Ikatan Remaja Masjid Al Hijrah menurunkan sebanyak 28 orang relawan untuk membantu evakuasi warga. Sebagian besar relawan tersebut berstatus sebagai pelajar dan terlibat aktif dalam membantu warga yang membutuhkan pertolongan. Meski demikian, sejumlah warga memilih bertahan di rumah masing-masing sambil menunggu air surut.

“Kami masih bertahan di lokasi hingga malam ini. Jika ada warga yang meminta pertolongan untuk dievakuasi, maka akan kami bantu,” ujar Bapak Hasanudin menegaskan. Pada bagian lain, hujan lebat yang mengguyur sejak Jumat pagi juga memicu banjir di sejumlah titik lain di Kota Padang. Hingga sekitar pukul 19.40 WIB, hujan masih turun dengan intensitas sedang hingga lebat, dan masyarakat diimbau tetap waspada terhadap potensi banjir susulan.

Sumber: BPBD Sumbar 
Baca Juga
Tags

Post a Comment

0 Comments
* Please Don't Spam Here. All the Comments are Reviewed by Admin.

Below Post Ad

Mari bergabung bersama WA Grup dan Channel Telegram Surau TV, Klik : WA Grup & Telegram Channel
Copyright © 2025 - Kabasurau.co.id | All Right Reserved