Hot Widget

Type Here to Get Search Results !

Ads

Gubernur Mahyeldi Tinjau Pengungsian Korban Bencana di Bayang Utara

Kabasurau.co.id: PESISIR SELATAN — Gubernur Sumatera Barat Bapak Mahyeldi Ansharullah meninjau langsung lokasi pengungsian korban bencana di Taratak Teleang, Kecamatan Bayang Utara, Kabupaten Pesisir Selatan, Kamis, 1 Januari 2025. Kunjungan ini dilakukan untuk memastikan kondisi pengungsi serta progres penanganan pascabencana berjalan sesuai rencana pemerintah daerah. Hingga saat ini, tercatat sebanyak 115 kepala keluarga dengan total 306 jiwa masih bertahan di lokasi pengungsian.

Dalam kunjungan tersebut, Bapak Mahyeldi berdialog langsung dengan para pengungsi serta petugas di lapangan. Suasana dialog berlangsung terbuka dengan pengungsi menyampaikan kondisi dan kebutuhan mereka selama berada di pengungsian. Berdasarkan laporan petugas, seluruh pengungsi telah terdata secara lengkap dan tertib.

Menanggapi kondisi tersebut, Bapak Mahyeldi menyampaikan bahwa pemerintah daerah telah mulai membangun hunian sementara atau huntara bagi warga terdampak bencana. Huntara yang direncanakan berukuran tipe 36 itu ditargetkan dapat segera ditempati oleh para pengungsi. “Kita mulai membangun huntara agar masyarakat bisa tinggal lebih layak sambil menunggu hunian tetap. Targetnya, pembangunan ini bisa selesai dalam waktu dekat,” ujar Bapak Mahyeldi saat memberikan keterangan di lokasi pengungsian, Kamis siang.

Selain hunian sementara, pemerintah juga menyiapkan pembangunan hunian tetap atau huntap bagi warga yang rumahnya rusak berat atau tersapu banjir dan tidak lagi layak dihuni. Bapak Mahyeldi menjelaskan bahwa pembangunan huntap akan disesuaikan dengan ketersediaan lahan, baik lahan milik warga maupun lahan yang disiapkan oleh pemerintah. Langkah ini dilakukan agar relokasi warga dapat berjalan aman dan berkelanjutan.

Bapak Mahyeldi menegaskan bahwa selama berada di huntara, seluruh kebutuhan dasar pengungsi akan dipenuhi oleh pemerintah. Sementara itu, bagi warga yang memilih tinggal sementara di rumah keluarga atau kerabat, pemerintah akan memberikan santunan bulanan. “Selama di huntara, kebutuhan dasar pengungsi kita pastikan terpenuhi. Bagi yang tinggal di rumah keluarga, akan kita bantu dengan santunan setiap bulan,” kata Bapak Mahyeldi.

Ia juga menyampaikan bahwa pemerintah daerah terus melakukan perbaikan terhadap infrastruktur yang terdampak bencana. Infrastruktur tersebut meliputi jalan, jembatan, rumah ibadah, rumah warga, hingga lahan pertanian seperti sawah yang mengalami kerusakan. Perbaikan dilakukan secara bertahap dengan menyesuaikan kondisi dan tingkat kerusakan di lapangan.

Sesuai arahan Presiden, pemerintah bertanggung jawab membangun kembali rumah warga yang mengalami rusak berat atau tersapu banjir. Sementara itu, untuk rumah dengan kategori rusak sedang dan rusak ringan, pendataan dilakukan oleh BNPB dengan besaran bantuan masing-masing Rp30 juta untuk rusak sedang dan Rp15 juta untuk rusak ringan. “Memang bantuan ini belum sepenuhnya mencukupi, tetapi ini adalah bentuk perhatian dan komitmen pemerintah. Selain itu, ada dukungan lain seperti relaksasi perbankan dan bantuan tambahan dari Kementerian Sosial,” ujar Bapak Mahyeldi.

Dalam kesempatan tersebut, Bapak Mahyeldi juga memastikan ketersediaan logistik pengungsi, khususnya kebutuhan makanan, berada dalam kondisi aman dan mencukupi. Ia menegaskan kehadiran pemerintah di tengah masyarakat terdampak merupakan bentuk empati dan komitmen untuk bersama-sama menghadapi musibah. “Kehadiran pemerintah di sini adalah untuk memastikan masyarakat tidak sendiri menghadapi bencana ini. Kita akan terus bersama warga sampai kondisi benar-benar pulih,” tegasnya.

Selain meninjau lokasi pengungsian, Gubernur Mahyeldi turut memastikan kondisi jalan, aliran sungai, sekolah, serta puskesmas yang terdampak agar dapat segera difungsikan kembali. Dalam kunjungan tersebut, ia didampingi sejumlah pejabat Pemerintah Provinsi Sumatera Barat dan Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan. Pemerintah berharap seluruh upaya pemulihan ini dapat mempercepat kembalinya aktivitas masyarakat serta meningkatkan ketahanan daerah dalam menghadapi bencana ke depan.

Sumber: Humas Sumbar 
Baca Juga
Tags

Post a Comment

0 Comments
* Please Don't Spam Here. All the Comments are Reviewed by Admin.

Below Post Ad

Mari bergabung bersama WA Grup dan Channel Telegram Surau TV, Klik : WA Grup & Telegram Channel
Copyright © 2025 - Kabasurau.co.id | All Right Reserved