Sejak pagi, sebagian besar wilayah Sumatera Barat masih didominasi kondisi berkabut. Memasuki siang hari, cuaca diperkirakan berubah menjadi berawan dengan tutupan awan tebal yang menandakan potensi hujan meningkat menjelang sore.
Adapun tujuh wilayah yang berpotensi terdampak hujan lebat disertai petir meliputi Pasaman, Agam, Lima Puluh Kota, Padang Pariaman, Tanah Datar, Pesisir Selatan, dan Kepulauan Mentawai. Ketujuh wilayah tersebut diperkirakan mengalami intensitas hujan tinggi disertai potensi kilat dan angin kencang.
Pada sore hari, hujan diperkirakan mulai merata di hampir seluruh wilayah Sumatera Barat. Intensitasnya bervariasi dari ringan hingga lebat, dengan puncak cuaca ekstrem terjadi di wilayah yang telah disebutkan sebelumnya.
Sementara itu, pada malam hari kondisi cuaca masih berpotensi hujan di sejumlah daerah, meskipun sebagian wilayah mulai menunjukkan penurunan intensitas menjadi hujan ringan. Kondisi berkabut juga diperkirakan kembali muncul menjelang dini hari.
Dari sisi suhu udara, wilayah Bukittinggi tercatat sebagai daerah dengan suhu terendah berkisar 17–23 derajat Celsius. Sedangkan suhu tertinggi mencapai 24–29 derajat Celsius terpantau di Kepulauan Mentawai.
Kelembapan udara di Sumatera Barat diperkirakan cukup tinggi, yakni berada pada kisaran 68 hingga 99 persen. Sementara kecepatan angin tertinggi dilaporkan terjadi di Kepulauan Mentawai dengan kecepatan mencapai 17 km/jam, dan terendah di Payakumbuh sekitar 4 km/jam.
Masyarakat diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi hujan lebat disertai petir, terutama bagi warga yang beraktivitas di luar ruangan serta daerah rawan banjir dan longsor.
Reporter: Ilvan



