Hot Widget

Type Here to Get Search Results !

Ads

Mahyeldi Tinjau Pembangunan Huntara di Bayang Utara, Tekankan Percepatan Pemulihan Warga Terdampak Bencana

Kabasurau.co.id: PESISIR SELATAN — Gubernur Sumatera Barat, Bapak Mahyeldi Ansharullah, meninjau langsung pembangunan hunian sementara (huntara) bagi warga terdampak bencana hidrometeorologi di Kecamatan IV Nagari Bayang Utara, Kabupaten Pesisir Selatan, Kamis, 1 Januari 2026. Peninjauan ini dilakukan untuk memastikan progres pembangunan berjalan sesuai rencana serta menjawab kebutuhan masyarakat yang hingga kini masih berada dalam kondisi darurat. Kehadiran gubernur di lokasi juga menjadi bentuk komitmen pemerintah daerah dalam mempercepat pemulihan pascabencana.

Dalam kunjungan tersebut, Bapak Mahyeldi meninjau kondisi lapangan dan melihat langsung perkembangan pembangunan huntara yang disiapkan sebagai tempat tinggal sementara bagi warga terdampak. Ia berdialog dengan petugas pelaksana dan pihak terkait mengenai tahapan pekerjaan serta kendala yang dihadapi. Bapak Mahyeldi menegaskan bahwa percepatan pembangunan huntara menjadi prioritas agar masyarakat dapat segera menempati hunian yang lebih layak dan aman.

“Kita ingin masyarakat segera keluar dari kondisi darurat. Huntara ini harus dibangun dengan baik, aman, dan nyaman, sambil kita terus menyiapkan solusi hunian yang lebih permanen,” ujar Bapak Mahyeldi Ansharullah saat memberikan keterangan di sela-sela peninjauan lokasi pembangunan, Kamis siang.

Selain menekankan percepatan, Bapak Mahyeldi juga mengingatkan agar pembangunan huntara memperhatikan aspek kesehatan lingkungan. Menurutnya, ketersediaan air bersih, sanitasi yang memadai, serta ruang yang layak bagi kelompok rentan seperti anak-anak, lansia, dan ibu hamil harus menjadi perhatian utama. Ia menilai penyediaan hunian sementara merupakan bagian penting dari proses pemulihan pascabencana yang harus dilaksanakan secara bertanggung jawab.

Sementara itu, Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Pesisir Selatan, Bapak Mulyandri Dt. Rajo Intan, menjelaskan bahwa total hunian sementara yang akan dibangun berjumlah 62 unit. Dari jumlah tersebut, sebanyak 22 unit saat ini telah memasuki tahap pembangunan, sedangkan 40 unit lainnya masih dalam proses pencarian dan penyiapan lahan. “Kita menargetkan pada 10 Januari mendatang, seluruh pembangunan huntara dapat diselesaikan,” ungkap Bapak Mulyandri di lokasi kegiatan.

Bapak Mulyandri juga menyampaikan bahwa untuk hunian tetap, pemerintah merencanakan pembangunan sebanyak 94 unit. Perbedaan jumlah antara huntara dan huntap disebabkan sebagian warga terdampak memilih mengungsi secara mandiri, sehingga tidak dibangunkan huntara dan hanya menerima Dana Tunggu Hunian (DTH). Hingga saat ini, ia memastikan tidak terdapat kendala berarti dalam pelaksanaan pembangunan.

Meski demikian, Bapak Mulyandri mengakui bahwa progres pembangunan sempat melambat akibat faktor cuaca. Kondisi tersebut mempengaruhi kecepatan pekerjaan di lapangan, namun tidak mengubah target penyelesaian yang telah ditetapkan. Pihaknya tetap berupaya mengoptimalkan pelaksanaan pembangunan agar target dapat tercapai.

Dalam peninjauan tersebut, Gubernur Mahyeldi didampingi sejumlah pejabat Pemerintah Provinsi Sumatera Barat dan Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan. Pemerintah daerah berharap pembangunan huntara dan hunian tetap ini dapat mempercepat pemulihan kehidupan masyarakat terdampak serta menjadi langkah awal menuju pemulihan yang berkelanjutan pascabencana.

Sumber: Humas Sumbar
Baca Juga
Tags

Post a Comment

0 Comments
* Please Don't Spam Here. All the Comments are Reviewed by Admin.

Below Post Ad

Mari bergabung bersama WA Grup dan Channel Telegram Surau TV, Klik : WA Grup & Telegram Channel
Copyright © 2025 - Kabasurau.co.id | All Right Reserved