Kabasurau.co.id: Padang – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional II Sumatera Barat menggelar kegiatan edukasi keselamatan transportasi kereta api bagi siswa taman kanak-kanak di Kota Padang, pada Jumat, 30 Januari 2026. Kegiatan ini merupakan bagian dari program sosialisasi keselamatan sejak usia dini yang rutin dilakukan oleh KAI kepada masyarakat. Edukasi tersebut dilaksanakan di lingkungan stasiun kereta api dengan suasana yang edukatif dan ramah anak.
Kegiatan edukasi ini diikuti oleh puluhan siswa taman kanak-kanak yang didampingi oleh guru serta orang tua. Anak-anak diperkenalkan dengan berbagai aspek keselamatan di sekitar jalur dan fasilitas kereta api, termasuk larangan bermain di rel serta pentingnya mematuhi rambu-rambu perkeretaapian. Materi disampaikan dengan metode interaktif agar mudah dipahami oleh peserta didik usia dini.
Kepala Humas PT KAI Divre II Sumatera Barat, Bapak Mahendri, menjelaskan bahwa kegiatan tersebut bertujuan menanamkan kesadaran keselamatan transportasi sejak dini. “Kami ingin anak-anak memahami bahwa kereta api adalah moda transportasi yang harus dihormati dan dijaga keselamatannya, baik oleh penumpang maupun masyarakat sekitar,” ujar Bapak Mahendri saat ditemui di Stasiun Padang, Jumat pagi.
Menurut Bapak Mahendri, edukasi keselamatan sejak usia dini dinilai penting karena anak-anak merupakan agen perubahan di lingkungan keluarga dan masyarakat. Dengan pemahaman yang baik, diharapkan mereka dapat menyampaikan kembali pesan keselamatan kepada orang-orang di sekitarnya. Program ini juga menjadi bagian dari upaya pencegahan kecelakaan di jalur perkeretaapian.
Selama kegiatan berlangsung, siswa juga diajak mengenal fasilitas stasiun serta profesi petugas kereta api. Interaksi langsung tersebut membuat suasana edukasi menjadi lebih menarik dan menyenangkan. Pihak KAI memastikan seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman dengan pengawasan petugas dan pendamping.
PT KAI Divre II Sumatera Barat menegaskan komitmennya untuk terus melakukan sosialisasi keselamatan perkeretaapian secara berkelanjutan kepada berbagai lapisan masyarakat. Melalui kegiatan edukatif seperti ini, diharapkan tercipta budaya tertib dan aman dalam penggunaan transportasi kereta api di wilayah Sumatera Barat.
Sumber: Info Sumbar



