Bapak Agus Suhendra, Kepala BPS Sumbar, menjelaskan dalam keterangannya di kantor BPS, Padang, Selasa (25/01/2026), bahwa tren penurunan harga ini bersifat positif dan menunjukkan ketersediaan pasokan yang cukup di tingkat pedagang. "Harga kebutuhan pokok mengalami penurunan 2 hingga 5 persen pada minggu terakhir Januari, terutama pada cabai merah dan bawang merah," ujarnya.
Suasana pasar di Pasar Raya Padang terlihat lebih tenang dibandingkan minggu-minggu sebelumnya. Pedagang mengaku stok komoditas meningkat sehingga harga menjadi lebih stabil. Ibuk Siti Rahmah, salah seorang pedagang sayur, menyebutkan, "Dengan pasokan yang memadai, pembeli juga lebih mudah mendapatkan harga wajar."
Selain cabai dan bawang, beberapa komoditas lain seperti beras dan telur tetap stabil. Bapak Agus menambahkan, pemerintah melalui BPS terus memantau pergerakan harga agar fluktuasi yang tajam dapat diminimalkan. "Kami berharap situasi ini dapat berlangsung hingga awal Februari, menjaga daya beli masyarakat tetap terjaga," jelasnya.
Penurunan harga ini disambut baik oleh masyarakat, terutama kelompok rumah tangga berpenghasilan menengah ke bawah. Dengan harga lebih terjangkau, daya beli masyarakat di Sumatera Barat diperkirakan akan meningkat, mendukung stabilitas ekonomi lokal. Berbagai pihak berharap tren positif ini dapat berlanjut sehingga pasar tetap kondusif.
Sumber: Info Publik



