Kabasurau.co.id: PADANG — Puluhan personel Polresta Padang mengevakuasi warga Pasar Lalang Gowo, Kecamatan Kuranji, Kota Padang, yang terjebak banjir akibat meluapnya Sungai Batang Kuranji. Banjir terjadi setelah hujan berintensitas tinggi mengguyur Kota Padang sejak Kamis malam hingga Jumat sore, sehingga menyebabkan debit air sungai meningkat secara signifikan. Kondisi tersebut mengakibatkan genangan air memasuki permukiman warga dan kawasan pasar, sehingga aktivitas masyarakat terganggu.
Proses evakuasi dilaksanakan pada Jumat sore (2/1) dan dipimpin langsung oleh Kepala Satuan Reserse Narkoba Polresta Padang, Bapak AKP Martadius, bersama personel gabungan. Para personel menyisir rumah-rumah warga dan area pasar yang tergenang untuk memastikan tidak ada warga yang tertinggal. Evakuasi dilakukan dengan menggunakan peralatan seadanya dan mengutamakan keselamatan jiwa di tengah arus air yang masih cukup deras.
Luapan Sungai Batang Kuranji menyebabkan sejumlah rumah warga terendam dengan ketinggian air yang bervariasi. Beberapa warga terpaksa mengungsi karena air telah memasuki rumah dan mengganggu aktivitas sehari-hari. Selain kawasan permukiman, area pasar juga tergenang sehingga aktivitas jual beli tidak dapat berjalan normal.
Kapolresta Padang, Bapak Kombes Pol Apri Wibowo, mengatakan bahwa pihak kepolisian bergerak cepat untuk membantu masyarakat yang terdampak banjir. “Kami memprioritaskan evakuasi warga yang terjebak, terutama anak-anak, lansia, dan kelompok rentan lainnya, agar segera berada di tempat yang aman,” ujar Bapak Kombes Pol Apri Wibowo saat ditemui di lokasi banjir, Jumat sore. Ia menegaskan bahwa keselamatan warga menjadi fokus utama dalam setiap tahapan penanganan bencana.
Selain melakukan evakuasi, personel Polresta Padang juga membantu mengamankan barang-barang milik warga serta mengatur arus lalu lintas di sekitar lokasi banjir. Kepolisian turut berkoordinasi dengan pihak terkait untuk memantau kondisi sungai dan cuaca. Pada penutupnya, Kapolresta Padang mengimbau masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi banjir susulan, mengingat curah hujan di wilayah Kota Padang masih cukup tinggi dan berpotensi kembali memicu luapan sungai.
Sumber: info Sumbar



