Program pesantren tersebut dilaksanakan dengan kurikulum dan modul pembelajaran tersendiri yang dirancang khusus untuk warga binaan. Kegiatan pembinaan ini berlangsung selama empat bulan dan menjadi bagian dari penguatan dakwah di lingkungan pemasyarakatan.
Melalui program pesantren ini, warga binaan mendapatkan pembinaan keagamaan yang lebih terstruktur dan berkelanjutan. Materi pembelajaran disusun agar dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, baik selama menjalani masa pidana maupun setelah kembali ke tengah masyarakat.
Program pesantren di lapas ini merupakan salah satu bentuk komitmen Yayasan Dar el-Iman dalam mendukung pembinaan moral dan Keagamaan warga binaan di Sumatera Barat melalui pendekatan pendidikan keagamaan yang sistematis.
Reporter: Ilvan | Redaksi: Kabasurau.co.id



