Hot Widget

Type Here to Get Search Results !

Ads

Ekonomi Indonesia Tumbuh Tangguh 5,11 Persen di Tengah Ketidakpastian Global

 
Kabasurau.co.id: JAKARTA – Badan Pusat Statistik (BPS) secara resmi merilis laporan pertumbuhan ekonomi Indonesia untuk akumulasi tahun 2025 yang mencatatkan angka positif sebesar 5,11 persen. Capaian ini menunjukkan resiliensi atau ketahanan ekonomi nasional yang luar biasa meski menghadapi berbagai tekanan geopolitik dan fluktuasi pasar global sepanjang tahun lalu. Pengumuman ini menjadi sinyal optimistis bagi para pelaku pasar dan investor dalam mengawali kuartal pertama tahun 2026.

Dalam konferensi pers yang digelar di Kantor Pusat BPS, Jakarta Pusat, pada Kamis pagi (5/2/2026), suasana ruang pertemuan tampak dipenuhi oleh awak media dan analis ekonomi yang antusias menyimak paparan data makro tersebut. Plt. Kepala BPS, Bapak Amalia Adiningrat Widyasanti, memaparkan data menggunakan layar digital yang menampilkan grafik pertumbuhan sektoral yang cenderung stabil. Beliau menjelaskan bahwa konsumsi rumah tangga dan investasi tetap menjadi motor penggerak utama dalam struktur Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia.

"Capaian 5,11 persen ini merupakan hasil dari sinergi kebijakan fiskal dan moneter yang terjaga dengan sangat disiplin di bawah arahan pemerintah. Kita melihat adanya penguatan di sektor manufaktur dan jasa yang memberikan kontribusi signifikan terhadap angka pertumbuhan ini. Pertumbuhan yang melampaui angka 5 persen ini membuktikan bahwa daya beli masyarakat kita masih berada pada koridor yang sehat dan terjaga," ujar Bapak Amalia Adiningrat Widyasanti sembari menunjuk pada tabel pertumbuhan tahunan di hadapan para wartawan.

Di sisi lain, pengamat ekonomi dari Universitas Indonesia, Ibuk Sri Adiningsih, memberikan catatan positif terkait data yang dirilis oleh BPS tersebut dalam sebuah wawancara terpisah pada siang harinya. Beliau menekankan bahwa tantangan di tahun 2026 akan semakin kompleks, terutama terkait transisi energi dan digitalisasi ekonomi yang harus segera diakselerasi. Menurut beliau, konsistensi pertumbuhan di atas 5 persen adalah modal yang sangat kuat bagi Indonesia untuk terus bergerak menuju status negara maju.

"Pemerintah perlu memberikan perhatian khusus pada hilirisasi industri agar nilai tambah yang dihasilkan dapat dirasakan langsung oleh masyarakat di daerah. Saya melihat angka 5,11 persen ini sebagai bukti bahwa fondasi ekonomi kita sudah cukup kuat menghadapi badai eksternal. Namun, Ibuk harapkan ada penguatan pada sektor UMKM agar pertumbuhan ini lebih inklusif dan merata hingga ke pelosok negeri," tegas Ibuk Sri Adiningsih dengan nada optimis saat ditemui di ruang kerjanya.

Pemerintah diprediksi akan terus memantau pergerakan inflasi dan harga komoditas global untuk mempertahankan momentum pertumbuhan ini sepanjang semester pertama tahun 2026. Dengan rilis data ini, diharapkan kepercayaan publik dan investor terhadap stabilitas ekonomi nasional tetap terjaga di tengah transisi pemerintahan. Sektor perbankan dan industri kreatif dijadwalkan akan menjadi fokus pengembangan selanjutnya dalam upaya mencapai target pertumbuhan ekonomi yang lebih tinggi di masa mendatang.

Sumber: CNN Indonesia 
Baca Juga

Post a Comment

0 Comments
* Please Don't Spam Here. All the Comments are Reviewed by Admin.

Below Post Ad

Mari bergabung bersama WA Grup dan Channel Telegram Surau TV, Klik : WA Grup & Telegram Channel
Copyright © 2025 - Kabasurau.co.id | All Right Reserved